Pemakaman Kubah Hijau di Syamsudin Noor

Penunggu Makam Sebut Kubah Hijau Makam Syek Ahmad Bin Muhammad Abu Bakar Bil Faqih

Menurut keterangan Yasikin (85), antara ratusan makam tua itu di kubah induk merupakan makam Syekh Ahmad

Penunggu Makam Sebut Kubah Hijau Makam Syek Ahmad Bin Muhammad Abu Bakar Bil Faqih
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Kubah Hijau di Permakaman Belakang Bandara Syamsudin Noor, Guntung Damar, Kelurahan Guntung Payung, Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Berada di tengah kawasan hutan, pemakaman tua Kubah hijau, Guntung Damar, Kelurahan Guntung Payung, Banjabaru, ini sudah melalui rentang waktu yang panjang. Beberapa kali terbakar akibat kebakaran lahan, tapi makam masih bertahan.

Diterjang hujan deras angin kencang, kubah hijau tidak rata dengan tanah bahkan bagian dalam makam utama tidak kebasahan.

Itu semua cerita dari Yasikin (85), petugas kebersihan makam. Terlepas dari itu semua, yang jelas ada satu situasi yang disaksikan langsung oleh reporter Banjarmasinpost.co.id ketika ngobrol sambil duduk lesehan di area
makam.

Baca: Pilot Pun Berdoa di Kubah Hijau, Permakaman Tua Belakang Bandara Syamsudin Noor

Satwa liar seperti burung malah jinak lalu lalang dengan jarak yang begitu dekat. Padahal suara obrolan saat itu lumayan keras, biasanya burung liar peka dengan suara, jangankan mendekat tapi dengar suara atau ada orang
asing langsung cepat terbang.

Tapi burung-burung hutan itu dengan santainya bermain, sesekali bersuara merdu.

"Iya mungkin karena saking tenangnya suasana di tengah hutan, burung liar jadi jinak mendekat bahkan berkicau. Pernah ada peziarah lagi berdoa begitu khusyu , burung hinggap di pundak dengan tenang. Jangan salah,
banyaknya burung liar ada juga pemburu minta ijin menangkap dengan menjaring. Tidak saya larang silakan kalau bisa, tapi saya jamin tidak akan dapat. Burung akan jinak bagi mereka yang berjiwa tenang," ucap kakek Yasikin.

Ratusan makam tua di Kubah Hijau, Guntung Damar, kelurahan Guntung payung.
Ratusan makam tua di Kubah Hijau, Guntung Damar, kelurahan Guntung payung. (banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan)

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Semifinal Bulutangkis Asian Games 2018, Indonesia vs Jepang

Menurut keterangan Yasikin (85), antara ratusan makam tua itu di kubah induk merupakan makam Syekh Ahmad bin Muhammad Abu Bakar Bil Faqih.

"Berapa kali terbakar akibat kebakaran lahan ya masih bertahan semua makam ini. Hujan deras angin kencang pas saya cek bagian dalam kubah hijau ya tidak basah, padahal saya cemas kalau-kalau kebanjiran. Area makam juga juga tergenang, bersyukur sekali dilindungi, mengingat bangunan kubah yang sederhana saja," kata dia.

Jemaah saat berada di Kubah Hijau, Guntung Damar, kelurahan Guntung, Banjarbaru.
Jemaah saat berada di Kubah Hijau, Guntung Damar, kelurahan Guntung, Banjarbaru. (ist)

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help