Pemakaman Kubah Hijau di Syamsudin Noor

Perempuan Muda Ini Gemar Ziarah ke Kubah Hijau karena Direkomendasikan Guru

Kubah hijau yang berada di belakang Bandara Syamsudin Noor, Guntung Damar, Guntung Payung, Banjarbaru, dulunya hanya berupa makam.

Perempuan Muda Ini Gemar Ziarah ke Kubah Hijau karena Direkomendasikan Guru
ist
Wulandari, peziarah asal Banjarmasin saat berada di Kubah Hijau, Guntung Damar, Kecamatan Guntung Payung Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kubah hijau yang berada di belakang Bandara Syamsudin Noor, Guntung Damar, Kecamatan Guntung Payung, Banjarbaru, dulunya hanya berupa makam.

Makam utama yang menurut cerita makam Syekh Ahmad bin Muhammad Abu Bakar Bil Faqih baru pada tahun 2000an diberi kubah.

Pada sebuah foto yang ditemukan reporter Banjarmasinpost.co.id di dunia maya tampak aktivitas peziarah di tengah hutan dalam kondisi malam hari, di antaranya perempuan mengenakan mukena tampak duduk rapi dan tertib.

Jemaah saat berada di Kubah Hijau, Guntung Damar, kelurahan Guntung, Banjarbaru.
Jemaah saat berada di Kubah Hijau, Guntung Damar, kelurahan Guntung, Banjarbaru. (ist)

Ya, cukup banyak peziarah yang datang bahkan menurut cerita Yasikin, petugas kebersihan area makam bila Minggu pernah sampai 50 mobil yang datang antar peziarah.

Baca: Kumpulan Ucapan (Kata-kata) Selamat Hari Raya Idul Adha 2018 untuk Sahabat, Teman dan Keluarga

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Idul Adha 2018 Dalam Bahasa Inggris Untuk Keluarga, Teman

Dari berbagai kalangan usia, perempuan muda pun banyak yang datang ziarah. Salah satunya Wulandari warga Banjarmasin, dia akui memang suka berziarah.

"Sudah seperti hobi bagi saya ziarah itu, Awalnya itu tadi karena Wulan sering ziarah, lalu guru Wulan merekomendasikan ziarah ke Kubah Hijau belakang bandara ini. Banyak yang berdoa di sana," katanya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help