Idul Adha 2018

Bagaimana Hukum Puasa Putih di Hari Tasyrik Idul Adha 2018? Ini Penjelasannys

Hari ini umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha 2018, yang juga disebut Hari Tasyrik.

Bagaimana Hukum Puasa Putih di Hari Tasyrik Idul Adha 2018? Ini Penjelasannys
tribunjogja.com
Hari Tasyrik 2018, usai Idul Adha

Menurut Syaikh Abdul Karim Khudair seperti TribunJogja.com kutip dari Rumaysho.com, puasa pada hari tasyrik tetap tak diperbolehkan, meskipun sudah terbiasa melaksanakan puasa sunnah.

Menurut ulama tersebut, ada sejumlah golongan yang diperbolehkan berpuasa di hari tasyrik.

“Puasa pada hari tasyrik diharamkan kecuali bagi jamaah haji yang tidak mendapati hadyu (hewan kurban yang disembelih di tanah haram), maka ia boleh berpuasa tiga hari pada masa haji. Jika mampu, jamaah haji tersebut berpuasa sebelum hari Idul Adha. Jika tidak bisa saat itu, maka tidak mengapa berpuasa pada hari tasyriq," jelas Syaikh Abdul.

Hadits riwayat HR Bukhari nomor 1998 dijelaskan:

لَمْ يُرَخَّصْ فِى أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ ، إِلاَّ لِمَنْ لَمْ يَجِدِ الْهَدْىَ

“Tidak diberi keringanan di hari tasyrik untuk berpuasa kecuali jika tidak didapati hewan hadyu.”

Bila tidak bisa puasa putih pada saat ayyamul bidh, yakni salah satunya tanggal 13 Dzulhijjah, maka boleh puasa sunah pada tiga hari lain di bulan Dzulhijjah, yang waktunya tidak dilarang atau di luar hari Tasyrik. (*)

Baca: 7 Amalan Sunnah di Hari Tasyrik Idul Adha 2018, Jangan Lupa Baca Doa Sapu Jagad

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Hukum Melaksanakan Puasa Putih di Hari Tasyrik setelah Idul Adha, Begini Penjelasannya,

Editor: Restudia
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help