Ekonomi dan Bisnis

Harga Ayam pada Iduladha Kembali Naik

Memasuki Hari Raya Iduladha 1439 H, komoditas ayam kembali mengalami lonjakan kenaikan.

Harga Ayam pada Iduladha Kembali Naik
banjarmasinpost.co.id/maulana
Pedagang ayam di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Mama Syifa, saat melayani pembeli ayam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memasuki Hari Raya Iduladha 1439 H, komoditas ayam kembali mengalami lonjakan kenaikan.

Meski tidak menyentuh angka kenaikan pada Idulfitri beberapa bulan lalu, tapi kenaikan ini tetap dikeluhkan beberapa pedagang ayam di Banjarmasin.

Seperti halnya di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, menurut penjual ayam, Mama Syifa, kenaikan harga dirasakan sejak dua hari sebelum hari raya Iduladha.

Baca: Mengapa di Hari Tasyrik atau Tasyriq Tak Boleh Berpuasa? Begini Penjelasannya Ustadz Abdul Somad

"Kemarin setelah harga naik lebaran Idulfitri, dan mulai sedikit turun, tapi saat Iduladha harganya kembali naik," katanya.

Ia menuturkan kenaikan pada momen Iduladha ini mencapai Rp 5 ribu rupiah.

"Harga ayam ras sekarang Rp 40 ribu per ekor atau lebih dari 1 kilogram, sedangkan sebelumnya hanya Rp 35 ribu," jelasnya.

Baca: Sapi Inul Daratista Menangis Sebelum Disembelih di Idul Adha 2018, Begini Cara Inul Menghiburnya

Meski demikian ia masih mensyukuri harga kenaikan ayam saat ini dibanding Idulfitri lalu, ia memprediksi harga kembali turun lima hari setelah hari raya.

"Saat ini dari peternak tidak menurunkan pasokan ayamnya karena libur, jadi ayam sekarang stok yang masih ada," jelasnya.

Di lokasi yang sama kenaikan harga ayam juga dirasakan penjual lainnya, Mama Mutia, ia menyebutkan kenaikan pada momen Iduladha tahun ini mencapai Rp 5 ribu rupiah.

Baca: Resep Membuat Sate Padang Memanfaatkan Daging Kurban untuk Sajian Hari Raya Idul Adha 2018

"Kenaikannya sampai Rp 5 ribu rupiah, sejak dua hari sebelum Iduladha, meski kenaikannya tidak seperti Idulfitri kemarin, tapi tetap saja memberatkan saya," keluhnya

Ia menyebutkan bila harga ayam naik dan mahal, maka penjualan juga ikut sulit.

"Saya tidak bisa memprediksi kapan kembali turun, karena harga ayam selalu berubah, harapan saya harga kembali normal agar kami penjual lebih enak menjualnya," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved