Health Info

Ini Protein yang Terkandung dalam Daging Kambing, Boleh Makan Banyak Asal

Khusus daging kambing, banyak orang takut mengkonsumsi, sebab dapat menyebabkan sakit bahkan masuk rumah sakit.

Ini Protein yang Terkandung dalam Daging Kambing, Boleh Makan Banyak Asal
tribun surabaya
Daging kambing 

BANJARMASINPOST.CO.ID- Hari Ini, Rabu (22/8/2018) kita merayakan Lebaran idul Adha 1439 H. Begitu selesai shalat hari raya, dilakukan penyembelihan hewan kurban; sapi, kambing, domba, kerbau.

Khusus daging kambing, banyak orang takut mengkonsumsi, sebab dapat menyebabkan sakit bahkan masuk rumah sakit.

Wahyu Hardi Prasetiyo SSTG MPH RD, Dietesien RSUD Ulin Banjarmasin yang juga Penasihat APJI DPD Banjarmasin menjelaskan, sebenarnya perlu kita pahami daging kambing merupakan salah satu protein hewani yang wajib dikonsumsi dengan jumlah dan aturan sesuai profil tubuh.

Baca: 15 Ucapan Selamat Idul Adha 2018 Untuk Kirim Pesan Whatsapp atau Tulis Status Facebook Twitter

"Dalam konsumsi protein hewani secara normal bagi orang dewasa sekitar 1-1,2gr/kg BB atau 10-15 persen dari total kalori harian," jelasnya.

Penting diperhatikan, jangan mengkonsumsi dalam jumlah banyak atau melebihi jumlah yang dianjurkan dan saat konsumsi tanpa memperhatikan makanan lengkap pendampingnya.

Baca: 48 Kata-kata Mutiara & Ucapan Selamat Idul Adha 2018, Cocok untuk Facebook, Instagram, Whatsapp

"Kekeliruan adalah saat konsumsi daging kambing malah ditemani minuman berkalori tinggi, mengandung gula, minuman botol manis, minuman sirup dan minuman kaleng manis," jelas pengurus Persagi Kalsel yang praktik gizi dan dietetik di Klinik Spesialis/RS Sari Mulia Banjarmasin ini.

Sebaiknya jika yakin kondisi kita sehat, maka konsumsi daging kambing itu saat jam makan utama yaitu makan siang atau makan malam, dilengkapi sumber tenaga, yaitu lauk nabati, tiga jenis sayur dan buah segar.

Sebaiknya kita lihat seberapa besar fungsi protein bagi tubuh, mengingat kita harus konsumsi protein secara bervariasi dengan tepat.

Baca: 48 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2018, Cocok untuk Facebook, Instagram, Twitter dan WhatsApp

Protein adalah zat yang paling melimpah dan terdapat di setiap sel tubuh kita. Tubuh kita memproduksi protein dalam bentuk beraneka ragam dengan memanfaatkan sumber-sumber makanan yang mengandung protein ketika kita mengonsumsinya, salah satunya daging kambing

Fungsi protein sendiri hampir berhubungan dengan segala aktivitas yang kita lakukan sehari-hari.

Protein menjadi bagian dari struktur tubuh dan perannya sangat penting, yakni membuat kita bisa bergerak dengan leluasa, mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

Protein juga membekukan darah saat kita terluka, melawan infeksi, mengangkut zat masuk dan keluar dari sel, mengendalikan reaksi kimia, dan membawa pesan dari satu bagian tubuh ke tubuh lainnya.

Molekul protein terbuat dari rantai asam amino. Prosesnya kira-kira seperti ini, tubuh kita mencerna protein yang kita dapat dari makanan, mengubahnya menjadi asam amino yang kemudian diserap ke dalam aliran darah.

Sel kita kemudian menggunakan asam amino ini untuk menghasilkan protein spesifik yang kita butuhkan sesuai fungsinya masing-masing. Salah satu fungsi protein adalah membentuk hormon seperti insulin

Sumber protein yang terdapat dalam makanan, meliputi daging termasuk daging unggas, ikan, produk susu, telur, kacang polong atau kacang lentil.

Sebagian besar ahli gizi/dietesien tentunya menganjurkan agar kita makan daging tanpa lemak dan susu rendah lemak.

Protein sebagai pondasi bangunan tubuh manusia. Hal ini karena fungsi protein sangat vital dalam pemeliharaan jaringan tubuh, termasuk pengembangan dan perbaikan. Mulai dari rambut, kulit, mata, otot dan organ semuanya terbuat dari protein

Inilah sebabnya mengapa anak-anak membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan orang dewasa. Karena anak-anak masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh/otak maka kehadiran protein yang cukup dalam tubuh mereka menjadi sangat dibutuhkan, agar pertumbuhan berjalan dengan optimal

Begitu pula pada wanita hamil, mereka perlu meningkatkan asupan protein untuk membantu tumbuh kembang si jabang bayi serta menjaga kesehatan sang ibu.

Tidak kalah pentingnya sebagai sumber energi karena energi adalah komponen utama yang dibutuhkan agar manusia dapat terus bergerak dan beraktivitas menjalankan kewajibannya sehari-hari.

Jadi, seperti karbohidrat dan lemak, salah satu fungsi protein yang utama adalah sebagai sumber energi.

Kelebihan asupan protein mirip dengan karbohidrat. Jika Anda mengonsumsi lebih banyak protein daripada yang dibutuhkan tubuh untuk perawatan jaringan dan fungsi penting lainnya, maka tubuh akan mengalihkan kelebihan protein itu dalam bentuk lemak dan akan menjadi sumber energi cadangan untuk tubuh.

Fungsi protein juga sebagai pembentuk beberapa jenis hormon. Zat ini membantu tubuh mengendalikan fungsi-fungsi tubuh yang melibatkan interaksi beberapa organ.

Insulin yang merupakan bentuk lain dari protein, adalah contoh hormon yang mengatur gula darah. Dalam prosesnya insulin akan melibatkan interaksi antara organ pankreas dan hati.

Kita tau secretin adalah contoh lain dari hormon yang terbentuk dari protein. Zat ini membantu proses pencernaan dengan merangsang pankreas dan usus untuk menciptakan cairan yang diperlukan selama proses pencernaan berlangsung.

Beberapa contoh lain hormon yang merupakan molekul protein yaitu erythropoietin dan HCG. Erythropoietin adalah hormon protein yang dibuat oleh ginjal untuk merangsang produksi sel darah merah di sumsum tulang.

Sedangkan HCG (Human Chorionic Gonadotropin) merupakan hormon yang diproduksi oleh embrio dan plasenta selama masa awal kehamilan. Pada fungsi HCG untuk mempertahankan kadar estrogen dan progesteron pada wanita yang sedang dalam masa kehamilan.

Ketika tes kehamilan dilakukan, akan diperiksa apakah terdapat HCG dalam urin atau darah yang dites. Jika HCG terlihat maka wanita tersebut dipastikan hamil, karena tanpa embrio atau plasenta hormon ini tidak dapat dibentuk.

Fungsi protein selanjutnya adalah sebagai proses pembentukan enzim. Enzim merupakan protein yang dapat meningkatkan laju reaksi kimia dalam tubuh.

Faktanya, sebagian besar reaksi kimia dalam tubuh kita tidak akan berjalan lancar tanpa enzim. Sebagai contoh, suatu enzim berfungsi membantu mencerna protein, karbohidrat, dan lemak dari molekul yang besar ke molekul yang lebih kecil, sementara enzim yang lainnya membantu pembentukan DNA.

Misalnya pada enzim pencernaan, enzim ini memecah makanan yang kita makan, menghasilkan partikel kecil yang dapat diserap melalui lapisan usus halus.

Partikel tadi memasuki aliran darah, yang kemudian diangkut ke seluruh tubuh dan sel-sel kita. Sel kemudian menggunakan partikel makanan yang dicerna tadi sebagai nutrisi.

Fungsi yang lain sebagai alat transportasi dan penyimpanan molekul tubuh. Protein adalah elemen utama dalam pengangkutan molekul tertentu.

Misalnya, hemoglobin yang merupakan protein pengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Hemoglobin mengambil oksigen dari paru-paru, kemudian saat sel darah merah bergerak mengelilingi tubuh, hemoglobin melepaskan oksigen ke sel jaringan tubuh.

Protein juga kadangkala digunakan untuk menyimpan molekul tertentu, ferritin misalnya. Ferritin merupakan protein yang dikombinasikan dengan zat besi, zat disimpan di hati (liver) yang fungsinya sebagai buffer jika tubuh mengalami kekurangan atau kelebihan zat besi.

Protein juga fungsi sebagai pembentuk antibodi untuk membantu mencegah serangan penyakit dan infeksi pada tubuh. Protein ini mengidentifikasi dan membantu menghancurkan antigen seperti bakteri dan virus.

Antibodi sering kali bekerjasama dengan sel sistem kekebalan lainnya. Sebagai contoh, antibodi akan mengidentifikasi dan kemudian mengelilingi antigen agar tetap terkurung sampai dapat dihancurkan oleh sel darah putih.

Sebagai salah satu contoh fungsi penting antibodi adalah pada darah. Darah mengandung antibodi, yaitu protein yang dibuat oleh sel darah putih yang disebut limfosit B atau sel B. Antibodi ini berguna melawan serangan bakteri dan virus yang berpotensi mengancam kesehatan tubuh.

Karena fungsi protein ini sangat penting untuk tubuh, maka sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan protein setiap harinya.

Jika Anda punya riwayat kolesterol dan hipertensi yang terkontrol dan Anda masih mengkonsumsi obat dari dokter sesuai anjuran dokter, maka apabila ragu konsumsi daging masih ada pilihan protein lain yang bisa menggantikan kebutuhan tubuh.

Adapun kandungan kolesterol pada daging kambing sebenarnya lebih rendah dari daging sapi.

Penting dilerhatikan tehnik pengolahan makanan dengan penambahan garam, minyak, santan

Dengan memperhatikan anjuran dietesien agar kita aman dan tidak mengurangi kaidah berlebaran Idul Adha, cerdaslah untuk konsumsi makanan agar Anda aman dan menikmati lebaran bersama keluarga.

Selamat Idul Adha.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help