Berita Regional

Pungli SIM di Polres Kediri Dibongkar, Kapolres Terima Rp 50 Juta Per Minggu, Kasatlantas Segini

Tim Satgas Saber Pungli Mabes Polri melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Kapolres di wilayah hukum Polda Jawa Timur.

Pungli SIM di Polres Kediri Dibongkar, Kapolres Terima Rp 50 Juta Per Minggu, Kasatlantas Segini
tribunnews.com
uang rupiah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tim Satgas Saber Pungli Mabes Polri melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang Kapolres di wilayah hukum Polda Jawa Timur.

Dilansir dari Kompas.com, Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan yang terjaring OTT, Sabtu (18/8/2018) disebut turut menerima uang sekitar Rp 40-50 juta setiap minggu dari pungutan liar dari pembuatan surat izin mengemudi ( SIM).

Selain Kapolres, uang hasil pungli diduga juga mengalir ke Kasat Lantas Polres Kediri dengan nilai Rp 10-15 juta dan KRI serta BAUR SIM senilai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per minggu.

Dari OTT tersebut, tim menyita barang bukti berkas pemohon SIM, rekapan pungutan di luar PNBP, dan uang hasil pungutan di luar PNBP sejumlah Rp 71,177 juta.

Baca: Pungli SIM Dibongkar, Kapolres Kasatlantas Hingga PNS Diduga Terima Aliran Puluhan Juta Rupiah

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, bermula dari tertangkapnya lima calo, yakni Har (36) Bud (43), Dwi (30) Alex (40) Yud (34) pada Sabtu (18/8/2018) dan seorang anggota PNS berinisial An.

Mereka ditangkap berdasarkan laporan dari warga tentang masih adanya dugaan praktik pungli SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Kediri.

Menurut informasi, setiap pemohon SIM dikenakan biaya di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bervariasi, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 650.000 per orang tergantung jenis SIM yang dilakukan oleh anggota Satpas SIM Polres Kediri dengan para calo.

Baca: Cucu Konglomerat, Richard Muljadi Tepergok Isap Kokain di Toilet Restoran oleh Perwira Polisi

Modusnya setiap hari para calo menyetorkan uang pungutan di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada AN, seorang PNS.

Kemudian dari AN, dilaporkan ke Baur SIM Bripka Ik.

Nantinya setelah direkap sejumlah uang tersebut akan didistribusikan kepada Kapolres, Kasatlantas, KRI, Kas dan Baur SIM.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved