Idul Adha 2018

Begini Cara Benar Mengolah dan Menyimpan Daging Kurban Setelah Idul Adha

Mengolah atau menyimpan daging kurban hasil pembagian di hari Idul Adha 2018 haruslah benar supaya aman untuk dikonsumsi.

Begini Cara Benar Mengolah dan Menyimpan Daging Kurban Setelah Idul Adha
tribun surabaya
Daging kambing 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cara mengolah dan menyimpan daging kurban hari raya idul adha sebenarnya sangat mudah.

Mengolah atau menyimpan daging kurban hasil pembagian di hari Idul Adha 2018 haruslah benar supaya aman untuk dikonsumsi.

Namun jangan khawatir, anda yang tidak sempat mengolah daging kurban, bisa menyimpannya daging dan dimasak nanti.

Daging sapi kurban bisa menjadi sumber penyakit apabila pengolahannya tidak tepat.

Baca: Mau Simpan Daging Kurban Berapa Lama? Perhatikan Sabda Rasulullah SAW

Bagi anda yang masih bingung cara mengolah dan menyimpan daging kurban, Banjarmasinpost.co.id telah mengutip cara tepat mengolah daging untuk dikonsumsi dari situs alodokter.

1. Mengolah daging sapi

Sebelum dan sesudah mengolah daging sapi, jangan lupa cuci tangan dengan 20 detik dengan air bersih dan sabun agar bakteri di tangan anda tidak menyebar.

Gunakan pisau dan talenan yang berbeda atau khusus dengan daging sapi agar bakteri tidak menyebar ke bahan makanan lain.

Pastikan daging tidak berwarna kecokelatan, berlendir, atau tampak kotor.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Bulutangkis Asian Games 2018 Kamis 23 Agustus 2018 Nomor Perorangan

Buang lemak daging terlebih dahulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup atau semur.

Jika ingin memasak daging, akan lebih tepat jika memasak daging dengan cara dipanggang atau direbus, bukan digoreng.

Jika pun daging tetap ingin digoreng, gunakan minyak yang sehat untuk jantung, seperti minyak bunga matahari, minyak kanola, minyak kedelai, atau minyak zaitun.

Masak daging sapi dalam penggorengan, oven, atau bersuhu mulai dari 71 derajat Celcius untuk membunuh bakteri.

2. Cara menyimpan

Jika pada saat hari raya idul adha nanti anda tidak sempat memasak daging dan berniat menyimpannya, pastikan daging sapi disimpan di kulkas bersuhu 1 derajat Celcius atau di freezer bersuhu -18 derajat Celcius sesegera mungkin.

Baca: LIVE SCTV Jadwal Lengkap 16 Besar Sepak Bola, Timnas U-23 Indonesia Vs UAE Kick-off Sore

Hal ini berguna untuk menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi daging sapi, dan memperpanjang umur simpan makanan.

Jika disimpan di kulkas, daging sapi mentah hanya disimpan selama satu atau dua hari. Jika yang disimpan adalah daging sapi masak atau olahan, daging dapat bertahan selama tiga hingga empat hari.

Jika disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga tiga atau empat bulan, sedangkan daging sapi matang dua bulan.

Simpan daging sapi dalam wadah bersih dan tertutup rapat.

Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, bisa menggunakan air dingin.

Caranya, bungkus daging dengan plastik atau kemasan hingga rapat agar tidak ada bakteri yang masuk.

Kemudian, rendam di mangkok atau panci berisi air dingin hingga benar-benar terendam sepenuhnya.

Ganti air setiap 30 menit hingga makanan benar-benar mencair dan siap untuk dimasak.

Dengan cara-cara di atas, anda dapat menyantap menu daging pada idul adha atau beberapa hari setelahnya tanpa rasa khawatir.

Selain itu, terapkan pola makan dan makan dengan rutin, agar tubuh tetap sehat.

Nah, itulah tips mengolah dan menyimpan daging kurban.

(Banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Penulis: Noor Masrida
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved