Polemik Fatma MUI Soal Imunisasi MR

Spesialis Anak, Dr Edi Hartoyo : Sejauh Ini Vaksin MR Paling Aman Dibanding Vaksin Lain

Vaksinasi MR ini, dilakukan karena memang masih belum ada obat yang ditemukan sehingga harus diberikan vaksinasi.

Spesialis Anak, Dr Edi Hartoyo : Sejauh Ini Vaksin MR Paling Aman Dibanding Vaksin Lain
Banjarmasinpost.co.id

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejauh vaksinasi MR itu adalah vaksin yang dianggap paling aman untuk digunakan. Sebab jika dibandingkan dengan vaksin yang ada semisal vaksin BCG dan Hepatitis B, maka reaksinya kepada anak adalah lebih berat ketimbang vaksin MR.

Jika reaksi lokal (nyeri, pembengkakan dan kemerahan) untuk BCG 90-95 persen dan vaksin Hepatitis B lima persen dan 15 persen. Maka untuk MR reaksi lokalnya hanya dibawah 10 persen. Karena itu, vaksin MR tersebut sangat sangat aman jika digunakan kepada anak.

Vaksinasi MR ini, dilakukan karena memang masih belum ada obat yang ditemukan sehingga harus diberikan vaksinasi. kemudian mengapa Indonesia harus melakukan vaksin sebab negara dengan kasus campak terbanyak di dunia nomor enam adalah Indonesia (seumber; Global MER Initiative.Org).

Baca: Dinkes Kalsel Tetap Lanjutkan Imunisasi MR Pasca-Fatwa MUI, Tak Paksa Masyarakat

Baca: Tiga Alasan MUI Perbolehkan Penggunaan Vaksinasi MR, Walau Positif Mengandung Babi

Baca: MUI Nyatakan Vaksin MR Haram, Anisa Ikuti Pendapat Ustadz Somad Tunggu Vaksin Halal

Vaksinasi ini terus dilakukan, sebab kematian anak dunia akibat campak (tahun 2000), kurang lebih ada 562.000 orang. Dan ditemukan 70 persen kasus rubela pada anak kurang dari 15 tahun.

Khusus untuk Rubella, komplikasi beratnya terjadi pada ibu hamil.

Pada trimester pertama atau awal kehamilan, maka dapat menyebabkan keguguran dan atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Jika terkena maka dikenal sebagai Sindroma Rubella Kontigenial atau Contigenital Rubella Syndrom (CRS). Nah soal CRS ini di Indonesia paling banyak ditemukan. Dari data 2013 lalu itu ada sekitar 2767 kasus CRS di Indonesia, karena itu maka perlu dilakukan langkah mencegahan dengan vaksinasi.(banjarmasinpsot.co.id/lis)

Lebih Lengkap baca di Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (23/8/2018)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved