Krisis Air Bersih

Air Laut Mencemari Air Sungai, Air Tak Layak Dikonsumsi, Banjarmasin Terancam Krisis Air Bersih

Sumber air baku PDAM Bandarmasih di Intake Sungai Bilu sudah tercampur dengan air laut.

Air Laut Mencemari Air Sungai, Air Tak Layak Dikonsumsi, Banjarmasin Terancam Krisis Air Bersih
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Waspada, Kota Banjarmasin terancam krisis air bersih.

Sumber air baku PDAM Bandarmasih di Intake Sungai Bilu sudah tercampur dengan air laut.

Kadar asin air sungai mencapai 450 mg per liter.

Artinya air tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

Air laut ‘mencemari’ air sungai terjadi Kamis (23/8) sekitar pukul 05.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita.

Baca: Nikita Mirzani Sebut Anthony Ginting Sang Pemenang di Asian Games 2018

Tercatat, kadar asin air sungai di Intake Sungai Bilu mencapai 450 mg per liter.

Padahal kadar yang diperbolehkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/4/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum hanya 250 mg per liter.

Agar kualitas bahan baku air tidak di atas baku mutu, PDAM Bandarmasih terpaksa melakukan pencampuran air dari IPA 2 Pramuka yang bersumber dari Intake Sungai Tabuk ke IPA 1 A Yani.

Baca: Ringgo Agus Rahman Incar Anak Raisa Dan Hamish Daud untuk Dijodohkan dengan Bjorka

“Kalau intrusinya di atas 700 tentu akan kami matikan Intake Sungai Bilu. Karena jika lebih dari setengahnya mencampur air, tentu tidak akan efektif,” kata Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian, Kamis (23/8).

Supian menjelaskan, di Intake Sungai Bilu, air yang diolah IPA 1 A Yani sebanyak 1.800 meter kubik per jam.

Air ini untuk melayani pelanggan di Banjarmasin Barat, Utara, dan Tengah sebagian sebanyak 70 ribu pelanggan.

Sedangkan di Intake Sungai Tabuk, air yang diolah IPA 2 Pramuka sebanyak 4.500 meter kubik per jam.

Baca: Terungkap! Orang Kaya Juga Ingin Masukkan Orangtuanya ke PSTW Budi Sejahtera

Air ini untuk melayani pelanggan di Banjarmasin Tengah, Timur, Selatan, dan Utara sebanyak 100 ribu pelanggan.

“Jika Intake Sungai Bilu dimatikan, maka air bersih yang akan diterima oleh pelanggan akan berkurang,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help