Berita Batola

Bupati Hj Noormiliyani Janji Perbaiki Kerusakan Jalan Menuju Lokasi Sentra Nanas di Mekarsari

“Iya, pasti kita perbaiki kerusakan jalan menuju lokasi Festival Nanas Kemerdekaan di Kecamatan Mekarsari"

Bupati Hj Noormiliyani Janji Perbaiki Kerusakan Jalan Menuju Lokasi Sentra Nanas di Mekarsari
Edi Nugroho
RIBUAN warga berebutan nanas dalam Festival Nanas Kemerdekaan, Senin (20/8/18) di lapangan Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATOLA - Bupati Batola, Hj Noormiliyani berjanji akan memperbaiki kerusakan jalan menuju lokasi Festival Nanas Kemerdekaan, Senin (20/8/18) siang di lapangan Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Batola.

“Iya, pasti kita perbaiki kerusakan jalan menuju lokasi Festival Nanas Kemerdekaan di Kecamatan Mekarsari. Mekarasari adalah sentra dan agrowisata nanas. Tentu perbaikannya secara bertahap,” kata Noormiliyani, Jumat (24/8/18).

Sebelumnya, ribuan pelajar dan warga berebutan nanas dalam Festival Nanas Kemerdekaan, Senin (20/8/18) siang lalu di lapangan Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Batola. Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di Kalsel ini menarik perhatian massa.

Baca: NEWS VIDEO - Festival Nanas Kemerdekaan di Kecamatan Mekar Sari Batola Meriah

Soalnya sebanyak 2.800 nanas jenis tamban dan madu disusun menyerupai tumpeng raksasa. Terik menyengat matahari tak menyurutkan semangat warga untuk bisa mendapatkan nanas secara gratis tersebut.

Begitu panitia mempersilahkan warga mengambil nanas di tumpeng nanas raksasa, aksi saling dorong pun terjadi. Tua muda hingga anak-anak pun naik ke tumpeng nanas raksasa itu.

Baca: Akhirnya Presidium Gatot Nurmantyo Dukung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, Ini Alasannya

Camat Mekarsari, Moch Aziz, menjelaskan Festival Nanas Kemerdekaan merupakan bentuk rasa syukur terhadap kemerdekaan.

“Kita ingin juga petani nanas di Mekarsari itu punya kompetisi dalam meningkatkan mutu buah nanas. Selain itu daya kreatifitas produk olahan dari nanas juga kita bangkitkan dari para petani,” katanya.

Dijelaskan Aziz, tumpeng nanas setinggi enam meter ini dan menghabiskan 2.800 biji nanas. Potensi lahan nanas di Mekarsari sekitar ratusan hektar dan yang lahan sudah digarap baru belum semuanya.

Baca: Rekap Hasil Bulutangkis Perseorangan Asian Games 2018 untuk Lima Wakil Indonesia, Kamis (23/8/2018)

Jadi masih banyak lahan yang bisa dihidupkan. Namun kendalanya membuat bedengan lahan nanas cukup mahal,” katanya.

Aziz berharap ke depan Kecamatan Mekarsari bisa menjadi kawasan Agropolitian buah nanas. Kelebihan bertanam buah nanas itu petani bisa melakukan rekayasa panen. Buah nanas tamban yang ditanam di Kecamatan Mekarsari.

“Berdasarkan keputusan Menteri Pertanian, menyebutkan nanas yang ditanam di Kecamatan Mekarsari itu adalah jenis Nanas Tamban,” katanya.

Untuk rangka tumpeng nanas raksasa, sambung Aziz, itu perlu rangka waktu yang lama, yakni sekitar satu minggu. Dan untuk menempelkan buah nanas ke rangka perlu waktu dua hari.

Dengan event tumpeng nanas raksasa ini diharapkan Kecamatan Mekarsari bisa menjadi penyelenggara terbesar di Kalsel.

“Kita ingin event tumpeng nanas raksasa ini bisa menjadi agenda tahunan dan melihatkan dinas terkaitseperti dinas pertanian dan dinas pariwisata di Kabupaten Batola,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help