Berita Tabalong

Kasatnarkoba Polres Tabalong Diserahterimakan, Pemberantasan Peredaran Sabu Target Utama

Pergeseran pejabat dengan pangkat perwira kembali mewarnai susunan personel di jajaran Polres Tabalong.

Kasatnarkoba Polres Tabalong Diserahterimakan, Pemberantasan Peredaran Sabu Target Utama
istimewa
Kapolres Tabalong AKBP Hardiono menyematkan tanda jabatan kepada Iptu Zaenuri sebagai Ps Kasatnarkoba Polres Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pergeseran pejabat dengan pangkat perwira kembali mewarnai susunan personel di jajaran Polres Tabalong.

Kali ini posisi jabatan Kasatnarkoba Polres Tabalong yang berganti ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab), Jumat (24/8/2018).

Sertijab yang digelar di halaman Mapolres Tabalong ini langsung dipimpin Kapolres AKBP Hardiono dan diikuti seluruh personel yang ada.

Dalam setijab itu diketahui Iptu Endris Ary Dinindra yang sebelumnya menjabat Kasatnarkoba Polres Tabalong mendapatkan promosi menjadi Kapolsek Simpangempat Polres Banjar.

Baca: Manfaat Surah Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq dan Annas 7 Kali Setelah Salat Sholat Jumat

Posisi Kasatnarkoba Polres Tabalong yang ditinggalkannya diisi Iptu Zaenuri yang sebelumnya bertugas sebagai PS Kasatnarkoba Polres Banjarbaru.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono membenarkan, dalam sertijab ini kasatnarkoba yang lama dari sisi jabatan mendapatkan promosi.

"Dari sisi jabatan mendapatkan promosi karena menjadi kapolsek di kota, karena tantangan antara kasatnarkoba dan kapolsek berbeda, ini penting untuk peningkatan kualitas kepemimpinannya," katanya.

Baca: Kesal, Penumpang Wanita Ini Nekat Sopir Sendiri Bus, Dia Ancam Bongkar Kebobrokan Sopir

Sedangkan bagi kasatnarkoba yang baru, kapolres menyatakan, ini merupakan proses untuk penambahan pengalaman bagi yang bersangkutan.

Dimana sebelumnya di Polres Banjarbaru langsung handel bandara dan sekarang ditempatkan di daerah tapal batas yang tantangan peredaran narkba cukup tinggi terutana sabu-sabu.

"Mudahan pengalaman di bandara dapat diaplikasikan di daerah perbatasan, yang mana Tabalong ini tiga provinsi bertetangga dan terindikasi masuknya peredaran narkoba," ungkap Hardiono.

Baca: Uang Gratifikasi Zumi Zola Juga Digunakan Untuk Belanja Online Istrinya, Capai 35 Juta Lebih

Dirinya pun menargetkan untuk semaksimal mungkin bisa zero sabu atau paling tidak meminimalkan peredaran sabu-sabu di Tabalong.

"Targetnya kita semaksimal mungkin zero sabu, carnophen atai zenith sudah bisa kita tekan namun tetap jadi target kedua. Carnophen harus tetap hilang, saat ini sudah sulit peredarannya karena terus kita tekan sampai betul zero untuk zenith. Sabu kita tekan lagi agar tidak ada atau kita minimalkan," tegasnya.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved