Berita Kabupaten Banjar

Pasar Sepi, Rupanya Pedagang Pernah Dialihkan, Namun Kembali ke Tempat Semula karena Begini

Sepi, begitulah ungkapan pedagang pasar kawasan komersial terpadu Sekumpul, Muhdar terhadap kondisi pasar di kawasan tersebut.

Pasar Sepi, Rupanya Pedagang Pernah Dialihkan, Namun Kembali ke Tempat Semula karena Begini
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
pasar kawasan komersial terpadu Sekumpul 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sepi, begitulah ungkapan pedagang pasar kawasan komersial terpadu Sekumpul, Muhdar terhadap kondisi pasar di kawasan tersebut.

Menurutnya sejak adanya pasar itu, tidak pernah sekalipun penuh pedagang.

Hal terjadi malah bangunan menjadi menua karena tidak difungsikan.

Akan tetapi, terlepas dari itu, Muhdar menyampaikan sebelumnya PD Pasar juga telah berupaya memindah pedagang, agar zona jualan semakin meluas.

Baca: Manfaat Surah Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq dan Annas 7 Kali Setelah Salat Sholat Jumat

Namun rupanya tidak berhasil.

Pedagang memilih kembali menempati bangunan pasar traditional yang pertama kali dipindahi oleh mereka.

"Dulu ramai ketika di seberang jalan (sebelum pasar dipindah ke bagian lainnya). Namun sekarang sepi karena pembeli juga jarang mau masuk ke dalam," ceritanya, Jumat (24/8/2018).

Ia juga mengatakan ada bagian pasar yang lebih ramai.

Baca: Robby Purba dan Ayu Ting Ting Kembali Jadi Sorotan Karena Putri Ayu, Bilqis?

Bahkan membuat bangunan tambahan yang dibuat oleh swasta dan disewakan di atas Rp 1.000.000.

Dikatakan oleh Muhdar pula, beberapa tahun lalu ketika proses pemindahan, para pedagang diberikan lapak secara gratis selama satu bulan.

Begitu pun pada lapak pasar traditional yang kini kosong.

Dimana sebelumnya ketika ada tawaran pindah ke bangunan itu, pedagang juga diberikan lapak gratis.

Baca: Uang Gratifikasi Zumi Zola Juga Digunakan Untuk Belanja Online Istrinya, Capai 35 Juta Lebih

Akan tetapi meski gratis, ketika tidak laku, maka menurutnya pedagang pun memilih berbayar namun ada pembeli.

"Iya, dulu PD Pasar ada meminta pedagang pindah untuk mengisi bilik pada beberapa bangunan tidak terpakai di pasar. Katanya juga gratis. Tapi tidak tau sampai kapan. Namun tetap saja pedagangnya kembali lagi," cerita lelaki tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help