Pilpres 2019

Perbandingan Sosok Sandiaga Uno - Ma'ruf Amin Sebagai Cawapres di Pilpres 2019

Antara Sandiaga Uno dan KH Ma'ruf Amin punya perbedaan karakter. Sosok calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2019 itu terus menjadi perhatian.

Perbandingan Sosok Sandiaga Uno - Ma'ruf Amin Sebagai Cawapres di Pilpres 2019
tribun jabar
Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 

Sementara mereka yang bersikap biasa saja sebesar 6,7 persen. Responden yang tidak suka sebesar 0,8 persen dan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 7,8 persen.

"Jadi kita bisa bilang program penguatan ekonomi umat disukai oleh pemilih Muslim, dan memilih Ma'ruf Amin yang mempelopori program kekuatan ekonomi umat," katanya.

Rully juga memaparkan, mayoritas responden Muslim lebih menyukai karakter Ma'ruf Amin dibandingkan Sandiaga.

Baca: Andai Habib Rizieq Dukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, PAN Tak Gunakan Politik Identitas

Ada 6 kategori yang menjadi perhatian responden, yaitu jujur, pintar, nasionalis, agamis, berwibawa, perhatian kepada rakyat dan mampu mengambil keputusan secara tegas.

Ma'ruf unggul di karakter jujur sebesar 52,3 persen, Sandiaga sebesar 43,9 persen. Di karakter pintar, Sandiaga unggul tipis sebesar 62,7 persen dibandingkan Ma'ruf sebesar 61,2 persen.

Kemudian 58,2 persen responden menilai Ma'ruf sosok nasionalis, sementara 55,9 persen lainnya memilih Sandiaga.

Selain itu, Ma'ruf unggul di karakter agamis sebesar 64,1 persen dibandingkan Sandiaga sebesar 47 persen. Pada karakter berwibawa, Sandiaga unggul sebesar 51 persen dari Ma'ruf sebesar 47,9 persen.

Baca: Kalaupun Habib Rizieq Shihab Gabung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, LSI : Tak Signifikan

Dalam kategori perhatian kepada rakyat, 49,9 responden memilih Ma'ruf, 43,3 persen memilih Sandiaga. Pada kategori pengambilan keputusan secara tegas, 32,8 persen responden memilih Ma'ruf, sedangkan Sandiaga sebesar 41,3 persen.

Selain itu, Rully juga berkaca pada kedekatan Ma'ruf dengan organisasi-organisasi Islam dan pesantren-pesantren. Ma'ruf dinilainya mampu menjadikan pemilih dari kalangan organisasi Islam dan pesantren-pesantren sebagai basis suara tersendiri.

"Mungkin dia juga dengan banyak turun ke pesantren dan segala macam atau balik lagi ke perkumpulan Nahdlatul Ulama dan segala macam dijadikan basis utama sebagai pemenangan Jokowi," kata dia.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved