Berita Kotabaru

3.000 Pelanggan PDAM Tidak Optimal Terlayani, Imbas Tak Maksimalnya Embung Tirawan

Tidak hanya itu, dampak tidak optimal beroperasinya embung tirawan tidak bisa membantu distribusi air bersih ke wilayah-wilayah

3.000 Pelanggan PDAM Tidak Optimal Terlayani, Imbas Tak Maksimalnya Embung Tirawan
helriansyah
Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Krisis air bersih terus menggelayuti masyarakat Bumi Saijaan. Bahkan sebagian besar atau lebih kurang 3.000 pelanggan di wilayah layanan embung tirawan telah merasakan dampaknya.

Tidak hanya itu, dampak tidak optimal beroperasinya embung tirawan tidak bisa membantu distribusi air bersih ke wilayah-wilayah layanan instalasi pengolahan air (IPA) gunung Rely dan gunung Pemandangan.

Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah membenarkan ribuan pelanggan terimbas karena tidak bisa optimalnya operasi air baku embung gunung Tirawan.

Baca: Hasil Perorangan Bulutangkis Asian Games 2018 - Jonatan Christie Balaskan Anthony Ginting

Padahal diakui Ipansyah, saat ini hanya air baku embung Tiwaran yang bisa diharapkan membantu distribusi di wilayah dalam kota, karena embung gunung Ulin dan dam-dam sungai terus menipis.

Ditambahkan Ipansyah, agar embung Tirawan beroperasi optimal membantu distribusi air di wilayah bermasalah, dibutuhkan pompa untuk menambah debit air baku yang masuk ke pengolahan dan menjaga stabilitas kelancaran distribusinya.

Baca: Jadwal Lengkap Pertandingan Asian Games 2018, Sabtu 25 Agustus 2018 Mulai Bulutangkis sampai Voli

"Mubazir air baku yang cukup di embung Tirawan kalau tidak dimaksimalkan pemanfaatannya apalagi di musim kemarau saat ini," ujar Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (25/8/2018).

Masih menurut Ipansyah, satu-satunya solusi membantu pengopfimalan pemanfaatan air baku embung Tirawan. Diperlukan dua pompa, satu untuk menarik air baku yang dikirim ke IPA gunung Pemandangan dan satu pompa untuk distribusi air bersih dari IPA Tirawan.

Baca: UPDATE Perolehan Medali Emas Asian Games 2018: Indonesia Posisi 5, Korea Utara Siap Menyalip

Penyebannya, sebagian besar wilayah seperti gunung Menangguk, Sigam tidak terlayani karena agak tinggi makanya perlu pompa. Sementara untuk wilayah itu distribusi selama ini hanya sistem gravitasi.

"Tanpa pompa tentunya pemanfaatan embung tirawan tidak bisa maksimal berkontribusi dalam penanganan kesulitan air bersih bagi pelanggan di pulaulaut utara (perkotaan)," jelas Ipansyah.

Mengatasi kendala ini, terlebih musim kemarau saat ini, Ipansyah telah menyampaikan laporan untuk pengadaan pompa ke pemerintah kabupaten (Pemkab) Kotabaru.

Baca: Jadwal Siaran Langsung SCTV Pekan 2 Liga Spanyol Malam Ini, Valladolid vs Barcelona

Melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, berharap pengadaan pompa membantu pengoptimalan pemanfaatan air baku embung gunung Tirawan bisa dimasukan ke anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBDP) 2018.

"Sudah disampaikan ke bupati. Dan, bupati sudah setuju," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Sayangnya hal itu belum bisa ditindak lanjuti atau dianggarkan ke APBDP 2018. Pemerintah daerah beralasan, karena usulan disampaikan dadakan dan tidak masuk di e-planning serta angggaran defisit.

"Aturannya memang seperti itu. Jadi aku bisa memahami kondisi tersebut. Namun pemkab berjanji akan mengakomodir semua kebutuhan fasilitas penting ini dianggaran 2019. Sangat berharap pemerintah daerah menggolkan pengadaan pompa," tandas Ipansyah.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help