Berita Banjarmasin

Banjarmasin Terancam Krisis Air Bersih, Warga Mulai Siapkan Penampungan Air

Jika tren intrusi terus berlanjut, tak menutup kemungkinan Kota Banjarmasin terancam krisis air bersih.

Banjarmasin Terancam Krisis Air Bersih, Warga Mulai Siapkan Penampungan Air
web
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Intrusi (percampuran air laut dengan air sungai) masih terjadi di Banjarmasin.

Bahkan, kadar tertinggi asin air sungai di Intake Sungai Bilu terus mengalami peningkatan dari yang sebelumnya 450 mg, Jumat (24/8) kemarin menjadi 528 mg per liter.

Jika tren intrusi terus berlanjut, tak menutup kemungkinan Kota Banjarmasin terancam krisis air bersih.

Sebab, air di Sungai Bilu menjadi bahan baku utama air bersih yang dinikmati para pelanggan PDAM sudah tercampur dengan air laut.

Baca: Eunhyuk dan Donghae Super Junior Ungkap Akan Tampil Di Penutupan Asian Games 2018

Baca: Najwa Shihab Bahas Aksi Jokowi Pakai Stuntman di Asian Games 2018: I Don’t Know With This People

Baca: Hotman Paris Bongkar Malam Pertama Dewi Perssik dengan Saipul Jamil, DP : Malam Pertama Nangis

Tak heran jika warga langsung melakukan antisipasi krisis air bersih itu dengan membeli tandon atau penampungan air.

Aisyah, salah satunya. Warga Simpang Jagung ini terpaksa membeli tandon untuk menampung aiar agar keperluan hidup sehari-hari tak terganggu.

Sedangkan untuk mandi, ia sudah memiki bak penampungan air yang besar.

“Kalau mandi sih, bak saya gede. Untuk mencuci dan memasak saja yang perlu penampungan baru. Tidak mungkin pakai air di bak mandi,” ujarnya.

Begitu pula dengan mahasiswa asal Tanah Laut yang tinggal di Banjarmasin Timur, Endah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help