Gempa Lombok

Ditimpa Isu Tsunami Warga Lombok Ngungsi ke Dataran Tinggi , Ini Kesaksian Relawan Kalsel di Lokasi

Sebagai relawan yang terjun langsung dia menyaksikan apa yang terjadi, termasuk ada saja isu hoax yang membuat masyarakat korban gempa resah.

Ditimpa Isu Tsunami Warga Lombok Ngungsi ke Dataran Tinggi , Ini Kesaksian Relawan Kalsel di Lokasi
istimewa
Relawan bersama pengungsi korban Gempa di Mataram Lombok, NTB 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ini cerita dari M Reza Fahlivie atau yang akrab disapa Putra Pandawa ketua umum Kalimantan peduli, relawan asal Kalsel dari Lombok, NTB, Sabtu (25/8).

Sebagai relawan yang terjun langsung dia menyaksikan apa yang terjadi, termasuk ada saja isu hoax yang membuat masyarakat korban gempa resah.

Seperti halnya, kabar yang diterima juga oleh reporter Banjarmasinpost.co.id, yang menyebutkan bahwa 'Jika Semua gunung di Sembalun longsor, akses jalan tertutup semua rata dengan tanah. Info dari Sembalun juga Para donatur banyak yang terjebak di Pusuk. Akses jalan mati total Selatan maupun Utara. Semua gunung longsor. Sembalun jadi lautan debu'

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2018, Pole Position untuk Jorge Lorenzo, Rossi 11 Vinales 12

"Kabar itu Hoax, ini aku tepat brada di Pusuk," kata Putra Pandawa.

Dia kembali menceritakan , Sebagian besar warga diberbagai kabupaten di Nusa Tenggara Barat seperti Lombok  Barat, Timur, Utara, Tengah, hingga Sumbawa berbondong-bondong mengungsi ketempat yang dianggap lebih aman seperti halnya yang dilakukan oleh keluarga Abdul Rokhim dan Usman ini, bersama istri dan anak serta keluarganya mereka bertolak menuju daerah
perbukitan di daerah Pemenang Lombok Utara untuk mengungsi disana.

Baca: Hasil Perorangan Bulutangkis Asian Games 2018 : Epic Comeback Marcus/Kevin, ke Perempatfinal!

Baca: Hasil Perorangan Bulutangkis Asian Games 2018 : Ginting Kalahkan Juara Dunia Kento Momota!

Warga asal kota Mataram ini memilih mengungsi ke perbukitan terkait isu akan terjadi bencana besar pada tanggal 26 Agustus 2018. Informasi isu yang menguat warga mengungsi karena ketakutan bakal ada tsunami.

Ustadz Irfan, pengasuh Ponpes Ar-Rahman di desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat diceritakan Putra Pandawa bahwa banyak isu bikin resah.

Hal senada juga diucapkan oleh kepala dusun Barat Kubur Taufiq Nabil. Ustadz Irfan mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan kabar-kabar yang tidak jelas sumber dan penanggungjawabnya.

"Malam ini baru dari lombok utara melewati desa pusuk. Posko kami di desa Sesela Gunung Sari Lombok Barat," ucap Putra Pandawa. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help