Berita Hulu Sungai Tengah

Kejar Titik Api, Tim Penanggulangan Karhutla Jalan Kaki Dua Kilometer di Panggangmarak

Pembakaran lahan di kabupaten Hulu Sungai Tengah, menimbulkan sejumlah titik api yang terdeteksi satelit.

Kejar Titik Api, Tim Penanggulangan Karhutla Jalan Kaki Dua Kilometer di Panggangmarak
istimewa
Tim penanggulangan Karhutla saat melakukan pemadaman lahan yang terbakar di Desa Panggangmarak, Kecamatan Labuanamas Selatan, HST 7 Agustus 2018 lalu 

Waktu pembakaran dilakukan, disaat matahari sedang terik, pukul 14.00 wita sehingga api cepat merambat.

Meski tak semua petani melakukan pembersihan lahan dengan cara tersebut, namun kata Ali, tetap harus diantisipasi.

Sebab, jika membakar tanpa diawasi, dikhawatirkan merembet ke lahan lainnya.

Untuk itu, pihak yang terlibat penanggulangan dan pencegahan Karhutla dari berbagai unsur tadi, kata Ali Fahmi terus mengimbau masyarakat, agar meninggalkan cara pembersihan lahan dengan membakar tersebut melalui sosialisasi langsung kepada petani.

Sementara itu, berdasarkan laporan harian siaga darurat bencana asap akibat Karhutla Kalsel 2018, luas lahan terbakar di HST meliputi 16,55 hektare.

Meski dinilai HST berpotensi rawan karhutla, sejauh ini kata Ali Fahmi dari titik api yang ditemukan tidak berdampak luas.

Meski demikian, Posko Siaga Karhutla terus diaktifkan 24 jam, dimana petugasnya dari semua unsur berjaga secara bergantian di Posko.

Termasuk menyiagakan peralatan yang dimiliki, seperti unit mobil pemadam, sepeda motor, tas punggung untuk air serta alat penyemprotnya.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help