Berita Kalteng

Pelajar Pakai Masker Hindari Asap Kebakaran Lahan, Dinkes Imbau Kurangi Keluar Rumah

Bau asap yang menyengat masih dirasakan warga Kota Palangkaraya juga warga di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur

Pelajar Pakai Masker Hindari Asap Kebakaran Lahan, Dinkes Imbau Kurangi Keluar Rumah
faturahman
Pelajar di Palangkaraya, yang menggunakan masker saat berangkat ke sekolah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kebakaran lahan dan Hutan di Provinsi Kalimantan Tengah yang mengakibatkan kabut asap masih terasa hingga, Sabtu (24/8/2018).

Bau asap yang menyengat masih dirasakan warga Kota Palangkaraya juga warga di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah,karena kebakaran masih terjadi di lahan gambut yang ada dipinggiran kota.

Sendi, salah seorang pelajar di Palangkaraya, mengaku, tidak tahan mencium bau asap saat dia ke sekolah sehingga dia ketika berangkat dari rumah ke sekolah mengenakan masker untuk penutup hidung.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming MotoGP Inggris 2018 : Hari Ini Kualifikasi, Race Live Trans7

Polisi memadamkan lahan gambut terbakar dipinggiran kota Palangkaraya.
Polisi memadamkan lahan gambut terbakar dipinggiran kota Palangkaraya. (faturahman)

"Sejak dua hari ini, saya pakai masker bila keluar rumah, karena tidak tahan bau asap yang menyengat, sehingga terpaksa memakai masker sesuai imbauan Dinkes, apalagi saya memang sedang flu dan batuk," ujarnya di Palangkaraya.

Terpisah, Kepala BPBD Kalteng, Darliansjah, mengatakan, pihaknya terus melakukan pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Kalteng melalui jalur darat dan udara agar kebakaran lahan dan hutan bisa teratasi.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Indosiar Sabtu 25 Agustus 2018 : Marcus/Kevin Main, Anthony Ginting Berat

Dia juga mengakui, pemadaman kebakaran lahan gambut memang membutuhkan waktu lama, karena api sering masih menyala dibagian dalam tanah yang bergambut, meskipun bagian atas gambut yang terbakar sudah di basahi.

"Kemarau masih terjadi dan puncaknya September 2018 mendatang lahan gambut terbakar cukup luas pemadamannya juga agak sulit diperlukan waktu cukup lama memadamkannya," ujarnya.

Baca: Demokrat Kalteng Usulkan Pergantian Posisi Jabatan Baharuddin H Lisa di Dewan

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Yayu Indriarti, mengatakan, pihaknya selalu mengimbau semua warga untuk sebisa mungkin mengurangi aktifitas diluar rumah, selama musim asap ini.

"Banyak minum air putih, banyak makan buah-buahan, kurangi keluar rumah saat kabut asap, jikapun terpaksa disarankan mengenakan masker agar terhindar menghirup asap secara langsung, " ujarnya. www. banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved