Berita Banjarmasin

Petani Keramba di Banua Anyar Mulai Khawatir

Perlahan, Ali melangkahkan kakinya di atas susunan papan kolam keramba apung Kelurahan Banua Anyar Kecamatan Banjarmasin Timur Kalsel

Petani Keramba di Banua Anyar Mulai Khawatir
banjarmasinpost.co.id/murhan
Keramba ikan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perlahan, Ali melangkahkan kakinya di atas susunan papan kolam keramba apung Kelurahan Banua Anyar Kecamatan Banjarmasin Timur Kalsel, Jumat (24/8) siang kemarin.

Meski rasa cemas siang itu sedikit meliputinya.

Namun pria berusia 50 tahun tersebut masih bisa bernafas lega lantaran belum menemui kematian terhadap ikan-ikan di kolam kerambanya.

" Iya, Alhamdulillah belum ada. Meskipun terlihat, paling cuman satu atau beberapa ekor, itu masih biasa," ujarnya.

Baca: Eunhyuk dan Donghae Super Junior Ungkap Akan Tampil Di Penutupan Asian Games 2018

Lebih lanjut, Ali tidak menampik setiap memasuki musim kemarau kecemasan selalu menghantui sejumlah petani keramba di kawasan Banua Anyar.

Itu dikarenakan perubahan kualitas air di sungai Martapura yang biasanya mendadak menjadi asam atau asin.

Sehingga selain akan menyebabkan menurunnya selera makan ikan, juga berujung kematian massal.

"Iya, kaya sebulan yang lalu tadi, sekitar 30 kilogram ikan saya mati. Tapi itu masih mending, bila dibanding milik tetangga yang sampai hitungan kwintal ikannya mati," terang Ali.

Baca: Najwa Shihab Bahas Aksi Jokowi Pakai Stuntman di Asian Games 2018: I Don’t Know With This People

Lebih lanjut, menurut Ali kini sejumlah ikan pun sudah mengalami perubahan sikap.

Sehingga ia yang biasanya bisa menghabiskan satu jerigen pakan selama dua hari untuk 10 ribu ikan di 10 kerambanya, kini malah bersisa.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved