Berita Regional

Sempat 2 Jam Berputar di Langit, Pesawat Ini Pilih Kembali ke Bandara Asal Karena Kabut Asap

Adalah pesawat Garuda GA 510 rute Cengkareng menuju Pontianak yang memilih kembali lagi ke Jakarta karena jarak pandang tak memungkinkan.

Sempat 2 Jam Berputar di Langit, Pesawat Ini Pilih Kembali ke Bandara Asal Karena Kabut Asap
nia kurniawan
Objek wisata Danau cermin dikepung kebakaran lahan, kabut asap begitu tebal menyelimuti kawasan danau. Kebakaran lahan seluas kurang lebih 20 hektar pun bikin petugas gabungan kerepotan, Senin (16/7). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebuah pesawat akhirnya memilih untuk tak mendarat di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Jumat (24/8/2018) malam.

Hal itu lantaran jarak pandang yang hanya 500 meter akibat adanya kabut asap.

Adalah pesawat Garuda GA 510 rute Cengkareng menuju Pontianak yang memilih kembali lagi ke Jakarta karena jarak pandang tak memungkinkan.

Baca: Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Indosiar Bulutangkis Asian Games 2018, Marcus/Kevin!

Salah satu penumpang Garuda, Ilahang mengatakan, sebelum kembali ke Cengkareng, pesawat yang ditumpanginya sempat berputar-putar selama dua jam di atas langit Pontianak.

"Akhirnya kami kembali ke Jakarta. Kami tidak bisa mendarat di Pontianak karena jarak pandang hanya 500 meter," ujar Ilahang saat dihubungi Kompas.com, Jumat malam.

Baca: Politisi Gerindra : Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Harusnya Belajar Mengaji Kepada Maruf Amin

Ilahang menambahkan, informasi terkait jarak pandang tersebut ia ketahui melalui pengumuman di pesawat. Pesawat pun akhirnya kembali lagi ke Bandara Soekarno Hatta, dengan harapan bisa melanjutkan penerbangan keesokan harinya.

Sedianya pesawat tersebut berangkat dari Jakarta pukul 18.35 WIB, namun terpaksa kembali lagi dan tiba di Jakarta pukul 22.55 WIB.

Selain pesawat Garuda, sejumlah maskapai lain dikabarkan juga mengalihkan pendaratan atau kembali ke bandara asal.

Baca: Perbandingan Sosok Sandiaga Uno - Maruf Amin Sebagai Cawapres di Pilpres 2019

Maskapai tersebut diantaranya pesawat Citilink Surabaya - Pontianak dialihkan ke Batam, Lion Air Jakarta-Pontianak kembali ke Jakarta, Sriwijaya Jakarta-Pontianak kembali ke Jakarta dan Garuda Jakarta-Pontianak kembali ke Jakarta.

Kompas.com masih berupaya mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak otoritas Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Pihak Garuda Indonesia membenarkan kejadian tersebut. Pesawat GA 510 harus kembali ke Cengkareng karena keterbatasan jarak pandang di Bandara Internasional Supadio.

Baca: Andai Gatot Nurmantyo Gabung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, Presidium GNR Siap Ganti Nama

"Memang karena keterbatasan jarak pandang. Karena minimal jarak pandang sekitar 800 meter, tetapi ini di bawahnya," ujar Dicky Irchamsyah, PR Officer Garuda Indonesia. Pesawat tersebut berangkat dari Cengkareng pukul 18.35 WIB. Lalu karena tidak bisa mendarat di Bandara Supadio, pesawat kembali terbang ke Cengkareng pada pukul 21.00 WIB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jarak Pandang 500 Meter di Pontianak, Pesawat Garuda Terbang Kembali ke Cengkareng"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved