Berita Regional

Warga Eks Lokalisasi Ini Kini Dilatih Bahasa Inggris, Wacanakan Wisata Edukasi

Bertempat di Putat Jaya C Timur yang dahulu dikenal sebagai wilayah prostitusi, kini warga di kampung Dolly ini dilatih bahasa Inggris.

Warga Eks Lokalisasi Ini Kini Dilatih Bahasa Inggris, Wacanakan Wisata Edukasi
BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
ILUSTRASI/ 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setelah sempat ditutup oleh pemerintah Kota Surabaya, Warga eks lokalisasi Dolly mulai membekali diri dengan berbagai kemampuan. Termasuk Bahasa Inggris.

Bertempat di Putat Jaya C Timur yang dahulu dikenal sebagai wilayah prostitusi, kini warga di kampung Dolly ini dilatih bahasa Inggris.

Seluruh warga Kampung Dolly mengikuti program belajar bahasa Inggris. Mereka antusias mengikuti kegiatan Dolly English Club.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018, Indonesia No 5, Jumat (24/8) Jam 22.30 WIB

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya. Hampir diikuti semua Warga eks lokalisasi Dolly.

 "Mentornya dosen dan mahasiswa kampus itu," kata Pendiri Kampung Inggris Surabaya, Wahyu Cahyono, sang inisiator belajar bahasa Inggris di Dolly, Kamis (23/8/2018).

Kegiatan tersebut selain memberikan pendidikan bahasa Inggris gratis kepada warga Kota Surabaya, juga untuk mengubah stigma bahwa kawasan Dolly kini menjadi wilayah pendidikan yang sangat berarti bagi masa depan warganya.

Baca: Tim Pemenangan Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019 Luncurkan Program Spesial Minggu 26 Agustus 2018

Kegiatan itu diikuti seluruh warga atau hampir 800 warga dari seluruh kawasan Dollya,  yakni dari warga RT 1 sampai RT 6, di wilayah RW 12, Putat Jaya C Timur, dan Kelurahan Putat Jaya.

Kursus bahasa Inggris itu digelar di Balai RW 12 Putat Jaya C Timur, Kelurahan Putat Jaya. Biasanya digelar pada Minggu.

Semua warga mulai orang tua, bapak-bapak, maupun ibu-ibu, remaja SMP dan SMA, dan anak-anak TK hingga SD.

Baca: Idrus Marham Ternyata Dijanjikan 1,5 Juta Dollar AS, KPK : IM Ikut Membantu

Kegiatan belajar serentak bahasa Inggris di kampung Dolly, kata Cahyono, merupakan bentuk kegiatan wisata edukasi. Kegiatan ke depan sangat bermanfaat bagi warga Dolly pasca ditutupnya kawasan Dolly oleh Pemkot Surabaya.

"Kita ubah stigma negatif yang dahulu Dolly merupakan kawasan wisata seks, saat ini kita jadikan wisata edukasi dan edutainment," tandas Cahyono.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penghuni Eks Lokalisasi Dolly Dapat Kursus Bahasa Inggris

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help