Pilpres 2019

Pemilih PKB dan PPP Belum Rela Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

Dipilihnya KH Ma'ruf Amin sebagai pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019 rupanya menimbulkan dampak, khususnya kekecewaan di internal.

Pemilih PKB dan PPP Belum Rela Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
(Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dipilihnya KH Ma'ruf Amin sebagai pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019 rupanya menimbulkan dampak, khususnya kekecewaan bagi pemilih di partai koalisi.

Padahal, seperti diketahui PPP sejak awal menyodorkan nama ketua umumnya, Romahurmuziy ke Jokowi untuk menjadi cawapres. Hal serupa juga dilakukan oleh PKB dengan menyodorkan nama ketua umumnya, yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Baca: Komentar Mantan Ketua MK Terkait Penolakan Aksi #2019GantiPresiden, Jimly : Polisi Hati-hati

"Analisnya pemilih PKB ini belum rela Cak Imin diganti oleh Kiai Ma'ruf," kata Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali yang memaparkan hasil survei Alvara Research Center yang dirilis ke publik di Jakarta pada Minggu (26/8/2018).

Berdasarkan survei Alvara, elektabilitas PKB ada di peringkat ke-5 dengan 5,4 persen. Sementara PPP ada di peringkat ke-7 dengan 3,2 persen.

Baca: Ruhut Bertanya ke Prabowo-Sandiaga Terkait Sensasi yang Dibuat Neno Warisman dan Ratna Sarumpaet

Jadi, tak semua pemilih PPP dan PKB menilai, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sudah sesuai dengan aspirasi mereka.

Persentesenya bahkan mencapai 35 persen lebih. Hasanuddin Ali mengatakan, pemilih PKB yang menilai Jokowi-Ma'ruf Amin sesuai aspirasi hanya sebesar 60,5 persen.

"Sementara pemilih PPP hanya 52,1 persen (yang menganggap Jokowi-Ma'ruf sesuai aspirasi)," ujarnya.

Baca: Link Live Streaming MotoGP Inggris 2018 via Trans7 - Siaran Langsung Trans 7 Mulai 17.30 WIB

Itu artinya, total pemilih PKB yang menganggap Jokowi-Ma'ruf tak sesuai aspirasi mencapai 39,5 persen, sedangkan pemilih PPP mencapai 47,9 persen.

Survei Alvara Research Center dilakukan pada 12-18 Agustus 2018. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling di 34 provinsi.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018, Minggu (26/8) Indonesia Raih Emas Jetski

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka kepada responden sebanyak 1.500 orang dengan usia di atas 17 tahun. Adapun margin of error survei Alvara Research Center tersebut yakni 2,9 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei Alvara: Banyak Pemilih PPP-PKB Kecewa Jokowi Pilih Ma'ruf Amin"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help