Berita Kalteng

Kadisbun Kalteng: Semua PBS Sawit Sudah Dilengkapi Petugas dan Alat Pemadam

Kebakaran lahan yang secara sporadis terjadi selama ini kebanyakan adalah lahan kosong yang selama ini tidak terurus

Kadisbun Kalteng: Semua PBS Sawit Sudah Dilengkapi Petugas dan Alat Pemadam
faturahman
Peralatan pemadaman kebakaran lahan di Kalteng yang disiapkan sejak sebelum musim kemarau di Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Maraknya kebakaran lahan di Provinsi Kalimantan Tengah, hingga saat ini masih terus dipantau oleh semua pihak termasuk pihak kepolisian dan Dinas Perkebunan Kalteng.

Kebakaran lahan yang secara sporadis terjadi selama ini kebanyakan adalah lahan kosong yang selama ini tidak terurus atau pembukaan lahan pertanaian yang sengaja di bakar warga.

Meski begitu, hingga Minggu (26/8/2018) belum ada lahan milik perusahaan besar swasta yang dinyatakan terbakar, dalam banyak kejadian kebakaran lahan dan hutan di Kalteng tersebut.

Baca: Badan Kehormatan Dewan Kalteng Belum Dibentuk Sejak Pileg 2014, Ini Alasannya

Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, mengatakan, pihaknya telah mewajibkan PBS Sawit untuk melengkapi lahan perkebunannya dengan SDM dan alat pemadam kebakaran.

"Saya sudah melakukan pengecekan dan pemantauan semua PBS Sawit di Kalteng memang dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran, semuanya sudah siap," ujarnya.

Baca: Dua Hari Hujan Guyur Palangkaraya Kabut Asap Lenyap, Waspada September!

Bahkan, kerjasama soal pemadaman kebakaran lahan ini juga sudah ada MoU dengan Pemprov Kalteng sehingga ketika ada kebakaran lahan perusahaan bisa membantu warga yang ada disekitar PBS untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran lahan.

Ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (Gappki) Kalteng, Dwi Darnawan, juga mengungkapkan, semua perusahaan yang ada di naungan Gappki Kalteng sudah dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran juga personil."Kami siapkan semuanya," ujarnya.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help