Berita Banjarbaru

Awas Modus Penipuan Lewat WhatsApp, Andi Ungkap Rahasia WhatsApp Dijadikan ini

Seseorang dengan memakai foto yang kita kenal bisa meminta pulsa bahkan uang sekali pun.

Awas Modus Penipuan Lewat WhatsApp, Andi Ungkap Rahasia WhatsApp Dijadikan ini
The New Times
WhatsApp 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Waspada modus penipuan melalui WhatsApp.

Seseorang dengan memakai foto yang kita kenal bisa meminta pulsa bahkan uang sekali pun.

"Isikan dulu pulsa penting. Ntar diganti. Pulsa 100 rb," demikian kurang lebih isi permintaan dari WhatsApp seseorang yang kena bajak dan meminta kepada relasi di kontak.

"Kemungkinan dari akun google punya saya dibajak. Saya juga bingung kenapa bisa. Infonya sih masuk Google Drive," ucap Yuni warga Banjarmasin salahsatu korban yang mengaku nomor WhatsApp nya di bajak.

Baca: Via Vallen Jadi Pedangdut Pertama di Festival Musik Jazz, Via Vallen Bilang Ini

Mereka yang mengenal dan terkoneksi dengan WhatsApp miliknya tak luput dimintai pulsa.

Konsultan IT Banua Andi Riza yang juga Pendiri Komunitas ClearOS Indonesia kepada reporter banjarmasinpost.co.id , Senin (27/8) mengatakan Whatsapp tidak bisa dihack dalam artian langsung di jebol di aplikasinya, karena enkripsinya yang tinggi.

Baca: Foto Bareng Dian Sastro, Kemeja Nagita Slavina Malah Jadi Perhatian, Infonya Harganya Segini

"Tapi, bisa diclonning dan ini kasus-kasus yang sering terjadi. Selain clonning, akun WA juga bisa diambil alih. Jadi hacker bisa melakukan social engineering untuk meminta kode verifikasi yang masuk ke HP korban, misalnya dengan bilang kalo dari admin WA untuk verifikasi dan korban harus menyebutkan kode verifikasi yang masuk. Cara ini juga melibatkan interaksi dengan HP korban," bebernya.

Dikatakannya lebih lanjut, setelah dapat kode verifikasi, akun korban diambil alih oleh hackernya.

Baca: Senator Amerika Meninggal karena Kanker Otak, Benarkah Gadget Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya?

Si hacker install WA sendiri di HP nya, masukkan nomor HP korban dan kode verifikasi itu tadi.

Tips mengamankan WA, gunakan password yang kuat, gunakan metode two step verification, sehingga saat orang ingin ambil alih akun, mereka harus memasukkan PIN selain kode verifikasi.

Jangan sembarangan meminjamkan HP ke orang lain.

Jangan akses menggunakan WhatsApp web di komputer umum atau komputer milik orang lain.

Jangan pernah memberitahukan kode verifikasi kepada pihak lain, meskipun mengaku sebagai Admin WA.

Tidak ada Admin atau pihak lain yang memerlukan kode verifikasi itu.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help