Berita Tanahlaut

Meski Ada Rambu Larangan Parkir Pemilik Mobil Ini Cuek, Dishub Tanahlaut: Kami Hanya Memasang

Itu terjadi setidaknya terjadi di depan Plaza Bajuin, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari

Meski Ada Rambu Larangan Parkir Pemilik Mobil Ini Cuek, Dishub Tanahlaut: Kami Hanya Memasang
Mukhtar Wahid
Inilah rambu larangan parkir yang dicueki pengendara mobil di Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu setiap akhir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pengendara di wilayah Kabupaten Tanahlaut tidak mengindahkan alias cueki rambu larangan parkir dan rambu larangan setop atau berhenti.

Itu terjadi setidaknya terjadi di depan Plaza Bajuin, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari. Kemudian di Jalan Nasional, dari tikungan MAN Insan Cendekia Tanahlaut hingga pertigaan masuk arah Jalan Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari.

Paling parah rambu larangan parkir di Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari. Meskipun larangan parkir di Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu itu dibatasi hanya empat jam dan waktu tertentu yaitu saat akhir pekan saja.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018, Silat Beri Emas Ke-14 Indonesia, Posisi Masih 5

Kenyataannya, pengendara mobil cuek dengan keberadaan rambu larangan parkir yang baru dipasang petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahlaut.

Kondisi deretan mobil yang parkir di Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu, setiap akhir pekan itu, mengkhawatirkam dan rawan kecelakaan lalulintas karena badan jalan menyempit.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahlaut, Andris Evony dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, menyayangkan pemilik mobil yang tidak mengindahkan rambu larangan parkir.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018, Senin (27/8), Indonesia 17 Emas, Silat Berjaya

Menurut Andris Evony, perilaku pemilik mobil yang parkir di Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu setiap akhir pekan itu karena ingin dekat atau tidak jauh memasuki Taman Kijang Mas Permai untuk berolahraga ataupun berbelanja.

Padahal, keberadaan mobil itu sangat rawan menyebabkan kecelakaan lalulintas dan sangat mungkin menimbulkan kerusakan bodi mobil jika terjadi kecelakaan lalulintas.

"Petugas Dinas Perhubungan hanya memasang rambu dan pengaturan teknis parkir sesuai peraturan daerah. Untuk penindakan pelanggar rambu kewenangan Satlantas Polres Tanahlaut," katanya.

Baca: Hasil Semifinal Bulutangkis Asian Games 2018 - Fajar/Rian ke Final, Taklukkan Pasangan China

Andris Evony mengaku sudah menyurati Kepala Satlantas Polres Tanahlaut untuk penertiban pengendara mobil yang melintas atau parkir di Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu, akhir pekan ini.

"Akhir pekan ini sudah dimulai sosialisasi. Jika masih tidak menaati rambu larangan parkir tentu ada penindakan dari Satlantas Polres Tanahlaut," katanya.

Kasatlantas Polres Tanahlaut AKP Lalu Ryan Aditya melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tanah Laut Ipda Afianor menjelaskan rambu lalulintas yang baru dipasang itu biasanya sosialiasi selama 30 hari.

"Saya melihat rambu larangan parkir itu selama 4 jam, karena lokasi RTH Taman Kijang Mas Permai ini waktu ramainya hanya sekitar empat jam saja," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved