Berita Kalteng

Polda Kalteng Proses Dua Korporasi Diduga Membakar Lahan, Status Penyidikan dan Penyelidikan

Upaya penegakkan hukum terhadap kejadian kebakaran lahan maupun hutan di Kalimantan Tengah, terus dilakukan oleh Polda Kalteng.

Polda Kalteng Proses Dua Korporasi Diduga Membakar Lahan, Status Penyidikan dan Penyelidikan
tribunkalteng.com/faturahman
Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rikwanto (tengah) saat memberikan keterangan pers soal Karhutla.(faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya penegakkan hukum terhadap kejadian kebakaran lahan maupun hutan di Kalimantan Tengah,hingga, Senin (27/8/2018) terus dilakukan oleh Polda Kalteng.

Sejak terjadinya kebakaran lahan Januari 2018 lalu hingga saat ini, petugas kepolisian melalui Polres jajaran dan Polda Kalteng melalui Direktorat Reserse Krimimal Khusus terus memproses kasus kebakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap di Kalteng.

Meskipun, pantauan di Palangkaraya,Senin(27/8/2018) kabut asap secara drastis hilang akibat hujan lebat selama dua hari, berturut-turut, namun kabarnya masih ada lima titik panas terdeteksi di satelit pemantau.

Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rikwanto, merilis, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan kebakaran pada dua perusahaan perkebunan di Kalteng, karena diduga melakukan pembakaran lahan.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018 Senin (27/8), Indonesia Naik No 4, 3 Emas Silat

Baca: Hasil Semifinal Bulutangkis Asian Games 2018 - Marcus/Kevin vs Fajar/Rian di Final, 1 Medali Emas!

Identitas dua perusahaan yang diduga membakar lahan atau lahannya terbakar tesebut belum bisa diungkapkan, karena alasan pihaknya masih menunggu proses dari penyelidikan yang dilakukan, oleh penyidik yang masih terus bekerja.

"Saat ini proses hukum terhadap dua korporasi tersebut masih ditangani oleh Ditreskrimsus, dan luas lahan yang terbakar dari dua korporasi tersebut mencapai 530 ha, tahapan proses yakni satu lidik dan satu sidik, dalam dua minggu ini sudah ada penetapannya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help