Berita Kotabaru

Ribut Gara-Gara Masalah Sepele, Tiga Pilar Desa Sarangtiung Kotabaru Lakukan Ini

Kejadian pemukulan terjadi di jalan Raya Berangas, Km 09, RT 10, Desa Sarangtiung, Kecamatan Pulaulaut Utara, berawal dari kesalah pahaman

Ribut Gara-Gara Masalah Sepele, Tiga Pilar Desa Sarangtiung Kotabaru Lakukan Ini
Helriansyah
Warga yang berselisih paham berdamai disaksikan warga serta tiga pilar desa Sarangtiung, Kecamatan Pulaulaut Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hanya gara-gara salah paham karena ucapan saat berkomunikasi menggunakan telepon selular berujung pada perkelahian, hingga mengakibatkan seorang terluka akibat pukulan kayu, Senin (27/8/2018).

Kejadian pemukulan terjadi di jalan Raya Berangas, Km 09, RT 10, Desa Sarangtiung, Kecamatan Pulaulaut Utara, berawal dari kesalah pahaman antara Asrul dan Selamet.

Asrul merasa tidak terima ditegur Selamet, karena terucap segelumit ucapan dianggap kotor. Bersama dengan lima orang temannya, kemudian Asrul mendatangi rumah Selamet.

Saat di depan pintu rumah, oleh salah seorang karyawan yang ikut bekerja dengan Selamet sebagai pengumpul ikan, Asrul Cs tidak diperbolehkan masuk sehingga keributan pun tidak bisa terelakan.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018 Senin (27/8), Indonesia Naik No 4, 3 Emas Silat

Akibat dari keributan itu, Hasanuddin karyawan Selamet mengalami luka robek di kepala dengan tujuh jahitan karena pukulan kayu oleh seterunya.

Warga sekitar kejadian sempat heboh. Sedangkam korban, Hasanuddin langsung dilarikan ke puskesmas setempat.

Beruntung keributan hanya gara-gara permasalahan sepele itu tidak berlanjut ke perkelahian lebih besar, karena kesigapan Bhabinkamtibmas Desa Sarangtiung Bripka Tony S yang langsung datang ke lokasi kejadian.

Baca: Hasil Semifinal Bulutangkis Asian Games 2018 - Fajar/Rian ke Final, Taklukkan Pasangan China

Kedua belah pihak berseteru menyerahkan permasalahannya ke bhabinkamtibmas, babinsa dan kepala desa. Meminta agar permasalahan karena kesalah pahaman mereka diselesaikan secara kekeluargaan di balai desa setempat.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto Sik MH melalui Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto Sik, membenarkan terjadinya perkelahian sesama warga di desa Sarangtiung dipicu kesalah pahaman.

Baca: Beda dengan Saipul Jamil, Dewi Perssik Servis Habis-habis Suami Barunya, Angga Kepedesan

Menurut Iksan, hasil penanganan tiga pilar desa (kades, bhabinkamtibmas, babinsa), kedua belah pihak sepakat berdamai dan tidak saling dendam.

Selain itu, pihak kedua (terlapor) berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Serta memberikan uang santunan kepada korban untuk biaya pengobatan Rp 1 juta.

Atas penyelesaian itu, selain kedua belah pihak bertikai. Warga mengucapkan terima kasih kepada tiga pilar desa, sekaligus sebagai gambaran

Mengucapkan terimaksih kepada Pihak Kepolisian dalam hal ini Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa atas telah diselesaikanya permasalahan tersebut juga gambaran kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan pelanggaran hukum lainnya.

"Kedua belah pihak juga membuat surat kesepakatan, dan jika ada pihak yang melanggar dari isi kesepakatan damai tersebut akan menempuh jalur hukum yang berlaku pada saat itu," pungkas Iksan.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved