Berita Tanahlaut

Tiap Akhir Pekan Taman Kijang Mas Permai Dipenuhi PKL, Pedagang Soto Janda Pun Protes

Khawatir menimbulkan gesekan akibat rebutan tempat lapak berjualan, anggota DPRD Kabupaten Tanahlaut meminta pemerintah turun tangan

Tiap Akhir Pekan Taman Kijang Mas Permai Dipenuhi PKL, Pedagang Soto Janda Pun Protes
Mukhtar Wahid
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan dan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut melakukan pendataan PKL di Taman Kijang Mas Permai, Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Setiap akhir pekan, jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) semakin meningkat pesertanya memenuhi area parkir Taman Kijang Mas Permai, di Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut.

Khawatir menimbulkan gesekan akibat rebutan tempat lapak berjualan, anggota DPRD Kabupaten Tanahlaut meminta pemerintah turun tangan menata pedagang.

Bidang Pasar pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan Kabupaten Tanahlaut, didampingi petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut melakukan pendataan PKL.

Satu persatu lapak pedagang ditanyai dan didata petugas, termasuk jenis dagangan yang jual. Tidak terkecuali pedagang pentol maupun pedagang es keliling.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018, Silat Beri Emas Ke-14 Indonesia, Posisi Masih 5

Sirajuddin, satu PKL yang berdagang pentol ikan dan soto janda mengaku sudah dua tahun berdagang di Taman Kijang Mas Permai.

Menurut Sirajuddin, penataan lapak itu jangan sampai tidak memperhatikan pedagang yang lama berjualan di taman Kijang Mas Permai.

"Kalau dipindah-pindah khawatir menghilang rezeki pedagang yang sudah lama. Pedagang yang baru carikan tempat lain. Pedagang yang baru masuk, jangan difasilitasi menempati lokasi pedagang lama, biar sama-sama dapat rezeki dari pengunjung," harapnya, Senin (27/8/2018).

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018, Senin (27/8), Indonesia 17 Emas, Silat Berjaya

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, penataan PKL di taman Kijang Mas Permai itu karena permintaan anggota DPRD Kabupaten Tanahlaut.

Anggota DPRD Kabupaten Tanahlaut memanggil pemerintah Kabupaten Tanahlaut untuk menata kondisi pedagang yang berjualan di taman agar tidak semrawut dan terkesan kumuh.

"Penataan pedagang itu memang kami yang meminta agar masyarakat yang menikmati taman dan berolahraga juga dapat berbelanja," kata Maksum, anggita Fraksi PDIP Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Hasil Semifinal Bulutangkis Asian Games 2018 - Fajar/Rian ke Final, Taklukkan Pasangan China

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help