Berita Banjarmasin

Bisnis Kafe Mulai Sasar Kalangan Mahasiswa di Banjarmasin

Bisnis kafe di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Banjarmasin sudah menjamur. Khusus warung kopi.

Bisnis Kafe Mulai Sasar Kalangan Mahasiswa di Banjarmasin
istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bisnis kafe di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Banjarmasin sudah menjamur, tentunya bisnis ini sudah diisi banyak pemain yang berkelas nasional bahkan internasional.

Tapi beberapa orang memilih bisnis kafe yang berkonsep warung atau kaki lima sekitaran kampus dengan segmen pasar mahasiswa.

Seperti halnya Warkop Atiga, di Jalan Brigjen H Hasan Basri, Banjarmasin, di jelaskan salah satu pemiliknya Samadikun, ia sengaja memilih tempat ngopi tidak permanen.

Baca: Ini Daftar Jemaah Embarkasi Banjarmasin yang Meninggal Saat Ibadah Haji 2018, Totalnya 4 Orang

"Saya bersama dua teman saya Fitriadi dan M Fikri Haikal memilih tempat sekitaran kampus karena memilih segmen remaja atau mahasiswa," ujar Dikun panggilan akrabnya.

Ia menuturkan target pasarnya saat ini para kalangan remaja dengan menawarkan harga produk lebih murah dibanding tempat kopi lainnya.

"Karena konsep awal memang tempat warung kopi dan ditujukan untuk kalangan  mahasiswa jadi harganya kopinya juga sesuai kantong mahasiswa," kata dia.

Baca: KPK Amankan 8 Orang Saat OTT di Medan, Ternyata Ada Hakim dan Panitera

Ia menerangkan sistem promosi tempat kopinya saat ini masih mengandalkan mulut ke mulut dan sosial media, karena menurutnya remaja sekarang adalah pengguna aktif sosial media.

Ia menjelaskan saat perkuliahan atau kampus musim libur, turut mempengaruhi jumlah pengunjung warung kopinya.

"Saat musim liburan kampus, penjualan kami sedikit menurun, karena mungkin kebanyakan mahasiswanya merupakan perantauan jadi mereka pulang kampung," ungkapnya.

Ia menuturkan harga kopi ditempatnya mulai Rp 4 ribu hingga Rp 13 ribu. Selain kopi ia juga menjual seperti pisang srikaya Rp 5 ribu per porsi, mie rebus Rp5 ribu, dan gorengan Rp 1.500.

Baca: Nama Danrem 101 Antasari Dicatut Terkait Izin Pupuk asal Cina, Ini Klarifikasinya

"Produk andalan kami kopi susu harganya Rp 7 ribu, dan makanan andalan kami pisang srikaya," jelasnya.

Ia menambahkan selain itu juga menjual jajanan telur gulung yang dulu sering ditemukan di depan sekolah dasar.

Untuk modal awal yg dibutuhkan dalam membuka usahanya, ia menceritakan tidak kurang dari Rp 15 juta untuk modal bahan hingga sewa tempat.

"Kami memulai bisnis ini memang dari nol, dan kami modal awal itu patungan bertiga, jadi nama tempat kopi kami Warkop Atiga," ceritanya.

 (banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help