Berita Tanahlaut

Dokter Cantik Asal Tanahlaut Raih Juara Favorit, Makalahnya Masuk 10 Besar Lomba di Kementerian

Dua tenaga kesehatan yang mewakili Provinsi Kalimantan Selatan meraih prestasi di ajang lomba inovasi tenaga kesehatan.

Dokter Cantik Asal Tanahlaut Raih Juara Favorit, Makalahnya Masuk 10 Besar Lomba di Kementerian
Istimewa/Dinkes Tanahlaut
Dokter Annasia Mayasari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dua tenaga kesehatan yang mewakili Provinsi Kalimantan Selatan meraih prestasi gemilang di ajang lomba inovasi tenaga kesehatan yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Annasia Mayasari, dokter teladan Kabupaten Tanahlaut yang dikirim Pemerintah Provinsi Kalsel, belum lama ini meraih juara favorit dan juara pertama diraih sahabatnya, Daniatina, tenaga gizi di Puskesmas Sebamban, Kabupaten Tanahbumbu.

Baca: Ini Daftar Jemaah Embarkasi Banjarmasin yang Meninggal Saat Ibadah Haji 2018, Totalnya 4 Orang

Annasia Mayasari dihubungi reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (28/8/2018) mengaku makalah inovasi kesehatan tentang alat deteksi hipertensi berbasis android masuk dalam sepuluh besar.

Sayang, Annasia Mayasari masih merahasiakan kekurangan apa sehingga aplikasi yang dibuatnya untuk mendeteksi gejala penyakit hipertensi belum dapat diunduh melalui aplikasi android.

Baca: Nama Danrem 101 Antasari Dicatut Terkait Izin Pupuk asal Cina, Ini Klarifikasinya

"Aplikasi belum dapat diunduh melalui aplikasi android karena masih ada beberapa hal teknis yang kurang," kata Annasia Mayasari.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut, Antonius Jaka mengatakan prestasi yang diraih dokter Annasia Mayasari mengharumkan nama daerah. Itu katanya, menambah daftar dokter teladan asal Kabupaten Tanahlaut berprestasi di tingkat nasional.

Menurut Antonius Jaka, aplikasi deteksi dini gejala penyakit hipertensi sementara ini hanya untuk kalangan tenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas Kurau.

Baca: KPK Amankan 8 Orang Saat OTT di Medan, Ternyata Ada Hakim dan Panitera

"Belum dapat diunduh melalui aplikasi play store di android itu saya kurang paham. Nanti saya tanyakan agar aplikasi itu dapat dipergunakan minimal di jajaran tenaga kesehatan di Kabupaten Tanahlaut," ujar Antonius Jaka.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help