Berita Banjarbaru

Guntung Damar Banjarbaru 74 Kali Dibom dari Pagi hingga Petang, Kabut Asap Masih Muncul

Titik api, tersebut berada di kawasan lahan gambut yang berada tidak jauh dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Guntung Damar Banjarbaru 74 Kali Dibom dari Pagi hingga Petang, Kabut Asap Masih Muncul
KOMPAS.com / YOHANES KURNIA IRAWAN
Ilustrasi- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggunakan helikopter Bolkow BO-105 melakukan pemadaman dengan teknik bom air (water bombing) di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (21/10/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski sempat ada hujan pada Minggu (26/8), langit Kalimantan Selatan masih belum aman dari ancaman kabut asap. Buktinya, dari pantauan udara, masih banyak ditemukan titik api yang menyala hebat dan membakar semak belukar dan tumbuhan yang ada.

Titik api, tersebut berada di kawasan lahan gambut yang berada tidak jauh dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Asap putih pun membubung. Meski pagi hari satelit masih belum merekam adannya titik api, tapi nyatanya kian siang terik matahari menyengat dan asap api di Guntung Damar Banjarbaru itu kian mengepul.

Kemarin, Senin (27/8/2018), diterbangkan satu pesawat dari BNPB, ke titik lokasi yang berada di Guntung Damar Banjarbaru. Satgas udara bergerak. Ternyata lokasi titik api tersebut sulit dilakukan pemadaman. Sebab, areal gambut yang tebal.

Dari pantauan kasat mata, ketika Banjarmasinpost.co.id yang mengikuti di dalam pesawat pengeboman air, tampak ada beberapa spot titik panas yang itu jelas api yang membakar, ada yang kecil ada yang sedang dan ada yang meluas.

Baca: Hasil Liga Inggris - Manchester United vs Tottenham Hotspur, Setan Merah Kalah Telak, Skor Akhir 0-3

Baca: Hasil Liga Italia AS Roma Vs Atalanta - Drama 6 Gol di Olimpic, Saling Balas Gol, Skor Akhir 3-3

Seketika melihat titik api hamparan kawasan Guntung Damar Banjarbaru, Pilot helikopter MI8 EY-222 diawaki oleh Captain, Vasko Oleksander dan Co Pilot Skarlet Dymytro, dengan Flight enginernya, Fedyurko Andriy tersebut mengarahkan sasarannya ke lokasi berdasarkan titik koordinatnya yang sudah ditentukan. Pengambnilan air pun dilakukan tidak jauh dari areal guntung Damar di mana sudah ada embung yang berfungsi menampung air di lokasi tersebut.

Petugas HLO, Philipus terpantau pula memotret kebakaran lahan dibukit tersebut dengan menggunakan kamera handponenya, dengan mensettingnya mengunakan GPS, dan dilaporkan ke petugas di darat.

Helikopter  MI8 EY-222 pembom air di Bandara Syamsudin Noor
Helikopter MI8 EY-222 pembom air di Bandara Syamsudin Noor (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Usai bucket heli sudah terisi air, maka kemudian Vasko Oleksander bermanuver menuju ke arah titik api. Boom!!! air pun mengucur seketika ketika tombol Bucket oleh Fedyurko Andriy yang memonitor api dari heli.

Dari kasat mata, karena api di kawasan gambut, titik yang sudah dibom air tersebut memang berkurang asapnya, hanya saja tidak mampu langusng sekejap memusnahkan asap yang bersumber dari bara api di bahwa lahan gambut tersebut. Kemudian heli kembali mengisi air seberat empat ton tersebut ke titik embung.

Bolak-balik hingga pertengahan hari, api kemudian ditembakkan sampai 41 kali waterboombing, dan sorenya 33 kali bom air di kawasan Guntung Damar (total 74 kali) . Namun sebagian api sudah reda, akan tetapi masih belum seutuhnya dipapamkan.

Ya, begitulah kalau pemadaman di areal Gambut, sangat sulit api dipadamkan meski dibom oleh air dari atas. ternyata tidak semudah yang dibayangkan petugas harus Kembali lagi, usai turun minum dan makan. "Kami akembali lagi menembakkan air hingga pukul 18.00 wita dan sorenya dititik yang sama," kata Vasko Oleksander.

Baca: Jadwal Lengkap Pertandingan Asian Games 2018 Selasa 28 Agustus 2018, Bulutangkis sampai E-Sports

Baca: Hasil Sepak Bola Asian Games 2018 - Nyaris Kalah, Son Heung-min Teriaki Para Junior, Skor Akhir 4-3

Pemadaman kemarin masih terfokus di kawasan areal bandara. Belum lagi ke lahan semak belukar yang berada di tebing dan pepohonan atau hutan yang sulit dijangkau, yang mana jika dibiarkan maka akan merembet sekeliling bukit.

Sejatinya ada satu heli lagi yang stanby di Bandara Syamsuddin Noor tipe Bell. Akan tetapi, masih belum dilakukan operasi karena masih situasi dan hanya dikerahkan untuk pemboman dan pemantau areal seputar bandara saja.

Laporan dari BPBD menjelaskan, pagi memang belum ada hot spot yang terekam melalui satelit, namun siangnya dari kasat mata sudah terjadi kebakaran lahan tersebut wabil khusus di areal Guntung Damar Banjarbaru.

Perwakilan Direksi wise air yang mengkoordinasi heli Mi8 EY-222, Yopie S Manto menjelaskan heli masih akan berada di Bandara Syamsuddin Noor hingga sampai selesai operasi karhutla.

"Ya sampai ada intruksi pemberhentian kita akan geser. Heli ini baru digeser dari Palembang, ke Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin. Bergeser ke sini atas permintaan BNPB dan BPBD setempat. Hari ini ada langsung operasi pemadaman dari koordinat yang sudah ditentukan yakni di Landasan Ulin," kata Yopie S Manto. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved