Berita Kabupaten Banjar

Ini Kisah Warga Lombok Korban Gempa yang Memutuskan ke Kalsel

Puluhan warga Lombok yang terdampak gempa mengungsi ke rumah keluarganya di Desa Sungai Batang, RT 1, Kecamatan Martapura Barat

Ini Kisah Warga Lombok Korban Gempa yang Memutuskan ke Kalsel
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Warga Lombok terdampak gempa, Nurdin menceritakan pengalamannya ketika kejadian gempa di Lombok 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Puluhan warga Lombok yang terdampak gempa mengungsi ke rumah keluarganya di Desa Sungai Batang, RT 1, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Kedatangan sejumlah warga itu, karena adanya kekhawatiran mereka terhadap kejadian gempa yang menimpa warga Lombok pada Minggu (5/8/2018) lalu.

Di rumah Zainudin, yang merupakan keluarga dari para pengungsi itu tampak ramai.

Para pengungsi terlihat berbincang satu sama lain di teras rumah.

Baca: Buka-bukaan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Soal Hubungan Mereka, Ayu: Kenapa Harus Ribut?

Sedangkan anak-anaknya bermain di halaman.

Satu pengungsi, yang merupakan koordinator yakni Nurdin mengatakan kedatangan mereka sejak tanggal 20 Agustus lalu.

Tentunya mereka telah merasakan gempa beberapa kali yang terjadi di Lombok.

Baca: Pisah dari Roy Kiyoshi, Program Baru Robby Purba Ini Bikin Penonton Baper

Bahkan ketika di Lombok, warga Lombok Timur Kecamatan Pringgabaya, Desa Batuyang itu sempat lari ke gunung hingga ke desa-desa lain untuk menyelamatkan diri.

Selain itu, cucunya yang masih berusia tiga bulan sempat masuk rumah sakit akibat gempa.

Tak hanya itu, kejadian gempa di Lombok juga keluarganya rasakan ketika di rumah sakit.

Sehingga sang cucu yang seharusnya rawat inap, tak ia biarkan tetap tinggal.

Baca: Agnez Mo Digandeng Pria Saat Keluar Ruangan, Pegang Pinggang Lalu Merangkul Agnez, Siapa?

Melainkan rawat jalan dan kemudian berangkat ke Kalsel, yakni ke Desa Sungai Batang, Martapura Barat.

"Ketika malam setelah gempa itu kami lari dari kampung ke lapangan kemudian ke pasar. Setelahnya kami memutuskan kesini (Kalsel) karena ada keluarga," cerita lelaki itu.

Meski masih merasakan trauma gempa, menurutnya untuk sementara waktu di Kalsel, khususnya tempat tinggalnya saat ini jauh lebih nyaman.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help