Berita Balangan

Penuhi Program STBM, Desa Kalahiang Urunan Bikin WC Bagi 17 Rumah

Desa Kalahiang Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan terus berupaya menyukseskan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

Penuhi Program STBM, Desa Kalahiang Urunan Bikin WC Bagi 17 Rumah
istimewa
sistem urunan dan gotong royong warga desa kalahiang wujudkan program stbm 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Desa Kalahiang Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan terus berupaya menyukseskan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang tertuang dalam peraturan menteri kesehatan no 3 tahun 2014.

Untuk memenuhi program tersebut, berbagai cara dilakukan salah satunya dengan sistem urunan (patungan) dan dikerjakan secara gotong rotong membuat wc/toilet bagi rumah yang belum punya.

Sekdes Kalahiang, Hasbianor Rifki kepada banjarmasinpost.co.id mengatakan, sistem urunan dijalankan, namun sebagian rumah juga ada menyediakan seperti membuatkan lubangnya, septic tank, dan pasirnya.

Baca: Telinga Olla Ramlan Tak Bisa Mendengar, Terpaksa Gunakan Alat Ini di Bagian Kanannya

"Dengan upaya tersebut diharapkan warga ada rasa memiliki jika wc/toilet selesai dikerjakan, makanya selain dibantu juga menyediakan sendiri beberapa bahannya, agar pada saat rusak bisa diperbaiki oleh tuan rumah sendiri bukan dibiarkan," jelasnya.

Pembuatan wc/toilet dilakukan secara gotong royong oleh warga dibantu oleh TNI dan dibina langsung oleh Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN).

Baca: Lalu Muhammad Zohri Banjir Pujian Gara-gara Lakukan Ini Usai Berlaga di Asian Games 2018

Menurutnya, target rumah yang dibuatkan wc/toilet di Desa Kalahiang ada 17 buah dan dalam waktu lima hari sudah selesai dikerjakan.

"Sebagian ada yang diolah di luar rumah, dan di dalam," katanya.

Dengan cara tersebut saat ini Desa Kalahiang sudah memenuhi syarat STMB dan selanjutnya akan diverifikasi dari YABN dan Dinkes Balangan.

Baca: Ayu Ting Ting Tak Kapok Main Film Horor, Asal Ada Yang Jagain, Raffi Ahmad?

"Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan membantu," pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H Akhmad Nasa’i mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh desa tersebut guna mewujudkan desa SBS, yakni dimana kondisi ketika setiap warga masyarakat tidak buang air besar sembarangan lagi.

"Desa yang melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan desa yang menerapkan pendekatan STBM untuk mencapai sanitasi total yang mempunyai 5 pilar, yang pilar ke (1) adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) untuk mendorong kesadaran masyarakat merubah perilaku buang air besar (BAB) sembarangan menjadi BAB di jamban yang sehat," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved