Kriminalitas Banjarmasin

Sebanyak 4.044 Narapidana Narkoba di Kalsel Bandar Narkoba, Pemakai 1.101 Orang

Aparat penegak hukum seperti kepolisian dan BNN terus melakukan giat penangkapan para pengedar narkoba hingga pemakai.

Sebanyak 4.044 Narapidana Narkoba di Kalsel Bandar Narkoba, Pemakai 1.101 Orang
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Ilustrasi - Anggota jaringan narkoba yang dkendalikan S, narapidana wanita dari LP Anak Martapura, saat ekspose kasus di BNNP Kalsel, Selasa (12/1/2016), dengan barang bukti sabu dan ekstasy senilai Rp 16,5 miliar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Peredaran Narkoba di Kalimantan Selatan bisa dikatakan sudah gawat. Dari total sebanyak 9 ribu-an narapidana di seluruh Lapas Kalsel, sebanyak 4.404 adalah bandar narkoba dan 1.101 pemakai.

Sementara itu, aparat penegak hukum seperti kepolisian dan BNN terus melakukan giat penangkapan para pengedar narkoba hingga pemakai.

Tak ayal lagi jumlah tahanan pun 'membludak' hingga kebanyakan para narapidana yang ditahan di Lembaga Permasyarakatan dan Rumah Tahanan (Rutan) di Kalimantan Selatan rata-rata adalah tahanan kasus narkoba.

Hal ini diungkapkan Kepala Kanwil Kemenkumham Ferdinand Siagian usai pelantikan pejabat di Kanwil Kemenkumham.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018, Indonesia 22 Emas Dari Panjat Tebing Sumbang 2

Baca: Jadwal Siaran Langsung Indosiar Final Bulutangkis Asian Games 2018, Marcus/Kevin, Fajar/Rian & Jojo

"Kita di sini ada 8 Lapas dan Rutan ada 6 jadi total di Kalsel ada 14 buah dan jumlah napi sekarang secara keseluruhan 8.916 atau hampir 9 ribu, kemudian untuk bandar narkoba ada 4044 dan pemakai 1101 orang," papar Ferdinand mengatakan hal itu berdasarkan data mereka miliki.

Menurut hal ini terbalik yang mana kalau hukum ekonomi bahwa banyak penawar dari permintaan dan kalau ini berarti lebih banyak bandar daripada pemakai. Yang mana bandar 4044 orang dan pemakai 1101.

"Biasanya kan pemakai lebih banyak dari bandar atau penjual. Ini penjual lebih banyak dari pemakai," jelasnya.

Ini artinya sudah 50 persen lebih tahanan di Lapas dan Rutan adalah kasus narkoba dan narkoba di Kalsel sudah gawat darurat. Menyikapi hal ini pihaknya sendiri terus mengintruksikan jajaran Kepala Lapas dan Rutan di Kalsel untuk terus melakukan penggeledahan untuk menghindari adanya barang terlarang seperti narkoba , hp dan sebagainya. (banjarmasinpost,co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help