Berita Banjarmasin

Setelah Viral di Sosmed, Kepala UPT Taman Satwa Jahri Saleh Kapok Terima Hibah Buaya

Viralnya Taman Satwa di media sosial membuat Kepala UPT Taman Satwa, Abdul Muis geleng-geleng kepala.

Setelah Viral di Sosmed, Kepala UPT Taman Satwa Jahri Saleh Kapok Terima Hibah Buaya
banjarmasin post group/ eka pertiwi
Buaya di Taman Satwa Jalan Jahri Saleh, akhirnya ditangkap dan diserahkan ke BKSDA Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Viralnya Taman Satwa di media sosial membuat Kepala UPT Taman Satwa, Abdul Muis, geleng-geleng kepala. Ia tak menyangka, jika kondisi buaya seperti itu akan viral.

Ia menceritakan asal muasal mendapat dua ekor hibah buaya tersebut, karena warga yang awalnya memelihara tak sanggup lagi memelihara.

Baca: Sempat Tak Terawat, Akhirnya Buaya Hibah di Taman Satwa Jahri Saleh Diambil BKSDA

“Kami awalnya mau menolong. Kan kasihan kalau buaya ini tidak ada yang menampung. Satu dari warga Sungaitabuk, satu lagi dari warga Banjarmasin,” katanya.

Agar tidak ada lagi permasalahan mengenai hewan apalagi buaya, Muis enggan menerima hibah dari mana pun lagi. “Untuk sementara ini saya tidak terima hibah. Nanti ribut lagi,” ujarnya.

Menurutnya, jika buaya tersebut sengaja dikandangkan di sana. Bahkan, ia juga sudah melaporan hal ini ke BKSDA Kalimantan Selatan.

Di Taman Satwa sebenarnya ada zona buaya yakni kandang besar berserta kolam untuk buaya.

Baca: Kasus Jembatan Mandastana Sudah Ada Tersangkanya, Pansus DPRD tak Akan Campuri Proses Hukum

Namun, zona buaya sudah diisi empat buaya. Ia pun menunda memindah buaya muara hasil hibah dari warga ke zona buaya.

Alasannya, berkaca pada pertengah tahun 2016 lalu, ia juga mendapat hibah buaya dari warga Surgi Mufti. Buaya langsung dimasukan ke zona buaya. Tiga hari berselang, buaya baru sudah menjadi bangkai.

“Buaya ini jenis hewan yang punya daerah kekuasaan. Kalau saya pindahkan ya bisa jadi bangkai lagi buaya ini,” tukasnya.

Baca: Kunjungi Balaikota Banjarmasin, Penyandang Disabilitas Ini Harus Diangkat

Begitu juga jika buaya ini dilepas di kolam terbuka Taman Satwa. Bukan diserang buaya sejenis yang ditakutkannya. Melepas di kolam terbuka jauh lebih berbahaya. Apalagi, sebagian besar pengunjung Taman Satwa adalah anak-anak.

(banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved