Yayasan Adaro Bangun Negeri

JAP Matikan Pendapatan Petani Karet di Kabupaten Tabalong

Bagi sebagian besar masyarakat Kalimantan, khususnya kabupaten Tabalong dan Balangan bertani karet menjadi profesi yang ramai

JAP Matikan Pendapatan Petani Karet di Kabupaten Tabalong
YABN
Pelatihan dan pendampingan dilakukan YABN untuk meningkatkan jumlah produksi karet serta edukasi bagi masyarakat tentang teknik sadap hingga metode pembibitan karet unggul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - “Penyakit Jamur Akar Putih (JAP) menjadi kendala bagi kami petani karet, jujur selama tanaman karet saya terkena JAP, tidak ada obat yang mampu mengatasi penyakit tersebut.” kata Pandi, petani karet Desa Mangkupum Kabupaten Tabalong.

Bagi sebagian besar masyarakat Kalimantan, khususnya kabupaten Tabalong dan Balangan bertani karet menjadi profesi yang ramai dipilih oleh warga sebagai komuditas ekonomi untuk mengantungkan hidup.

Aktivitas pagi menyadap karet akan menjadi hal yang mudah ditemui kala kita bertandang ke dua kabupaten tersebut. Topi purun, pahat karet dan obat pengusir nyamuk menjadi atribut wajib bagi petani setiap kali berangkat ke kebun.

Namun profesi sebagai petani karet dewasa ini semakin mengkhawatirkan dirasakan oleh masyarakat, naik turun harga hingga serangan hama dan penyakit karet menjadi momok yang tidak jarang harus membuat petani merugi.

Sejak tahun 2012, Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) melakukan pembinaan awal kepada puluhan petani karet di kabupaten Tabalong dan Balangan.

Pelatihan dan pendampingan dilakukan YABN untuk meningkatkan jumlah produksi karet serta edukasi bagi masyarakat tentang teknik sadap hingga metode pembibitan karet unggul.
Pelatihan dan pendampingan dilakukan YABN untuk meningkatkan jumlah produksi karet serta edukasi bagi masyarakat tentang teknik sadap hingga metode pembibitan karet unggul. (YABN)

Sejumlah pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan jumlah produksi karet yang dimiliki masyarakat. Edukasi tentang teknik sadap hingga metode pembibitan karet unggul dilakukan untuk meningkatkan kompetensi petani dalam mengembangkan pertanian karet yang dimiliki.

Selama lima tahun dibina, petani telah berupaya melakukan budidaya karet dengan maksimal, mulai dari pembukaan lahan, penanaman hingga perawatan.

Namun, tidak sedikit kendala yang harus dihadapi petani, terutama bila sudah menghadapi serangan jamur akar putih (JAP) yang dapat mematikan tanaman karet dalam waktu singkat.

“Perawatan sebenarnya sudah kami lakukan rutin, bahkan setiap ada indikasi penyakit terutama jamur, langsung saya belikan obat untuk menanggulanginya. Tapi kami terkadang bingung penyakit jamur tetap menyerang, bahkan bingungnya lagi pada umur 1 2 tahun tidak ada serangan jamur pada tanaman karet, akan tetapi pada saat usia 3 4 tahun barulah jamur menyerang pada tanaman karet kami," ungkap Masuri petani dari Desa Kembang Kuning Kabupaten Tabalong.

Melihat permasalahan yang kerap dihadapi oleh petani karet tersebut, YABN merasa perlu melakukan pelatihan pengendalian hama penyakit bagi tanaman karet.

Halaman
123
Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help