Berita Tapin

Kades Petahana Berguguran di Pilkades Tapin, ini Sebabnya

Pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Tapin yang berlangsung kemarin, Selasa (28/8/2018) menjadi perbincangan di masyarakat.

Kades Petahana Berguguran di Pilkades Tapin, ini Sebabnya
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Tapin yang berlangsung kemarin, Selasa (28/8/2018) menjadi perbincangan di masyarakat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Tapin yang berlangsung kemarin, Selasa (28/8/2018) menjadi perbincangan di masyarakat.

Memicu perbincangan itu karena para kades petahana (incumbent) berguguran oleh hadirnya calon kades wajah baru di berbagai desa di Tapin.

Beredar kabar di whatsApp, dari 39 pilkades di Kabupaten Tapin, ada 14 orang wajah baru yang berhasil mengalahkan petahana.

Baca: Jonathan Christie Buka Baju di Asian Games 2018, Hotman Paris Hutapea Bikin Polling untuk Para Cewek

Baca: Sandiaga Uno Bilang Berkah, Saat Ditanya Deddy Mizwar Jadi Jubir Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Hidayat Nur Wahid Singgung Persekusi Pers Terkait ILC Batal Tayang, Said Didu Semangati Karni Ilyas

Juga beberapa wajah lama atau disebut warga sebagai pembakal tuha kembali bertarung juga berhasil mengalahkan petahana.

BPost online mencoba menghubungi 8 orang ketua pilkades di berbagai desa yang menggelar pilkades, mereka membenarkan di desanya kades terpilih para wajah baru, sedangkan petahana kalah.

Satu di antaranya ketua pilkades di Desa Pabaungan Hilir, M Husin.

Ia mengatakan kades petahana kalah dengan calon baru.

Politisi senior Tapin yang juga Ketua DPRD Tapin, Abdullah kepada BPost online, Rabu (29/8/2018) mengatakan banyaknya kades petahana yang kalah oleh wajah baru, kemungkinan warga ingin di desanya ada wajah baru yang memimpin desanya.

"Bisa juga wajah baru yang berhasil mengalahkan petahana itu karena program-programnya diterima dan mampu menarik simpati masyarakat," jelas Abdullah.

(banjarmasinpost/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help