B Focus Banua Anam

Kepala Dinas Pertanian Sarankan Pertambangan Harus Punya Saluran Ar Tersendiri

MENURUT Kepala Dinas Pertanian Tapin, Wagimin, ada ratusan hektare persawahan milik warga yang berdekatan dengan aktivitas

Kepala Dinas Pertanian Sarankan Pertambangan Harus Punya Saluran Ar Tersendiri
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - MENURUT Kepala Dinas Pertanian Tapin, Wagimin, ada ratusan hektare persawahan milik warga yang berdekatan dengan aktivitas tambang batu bara.

Beberapa waktu sebelumnya, pernah belasan orang petani dari Tapin Selatan yang mengadu ke DPRD setempat.

Para petani itu mengadu terkait produksi padi di sawahnya menurun diduga akibat debu limbah batu bara.

Baca: Penjelasan Soal KH Maruf Amin Mundur dari Ketua Umum MUI, Yunahar Ilyas Jadi Penggantinya

Keluhan itu dijembatani oleh DPRD Tapin dan pihak terkait.

“Memang perlu penelitian, apakah penurunan produksi padi yang sawahnya berdekatan dengan aktivitas batu bara karena limbah dan debu batubara. Tetapi petani menduga demikian,” katanya.

Para petani yang sawahnya berdekatan dengan aktivitas tambang batu bara, mengaku khawatir, produksi padinya terus menerus menurun.

Baca: Ruhut Sitompul Sebut Karni Ilyas Begini Usai ILC Batal Tayang, Cara Lihat Pro & Kontra Pemerintah?

“Perlu melakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik dan pengapuran tanah persawahannya untuk menyuburkan tanah kembali,” jelas Wagimin.

Para pengusaha batu bara yang aktivitas batubaranya berdekatan dengan areal persawahan petani, harus mengatasi debunya dengan cara rutin menyiram jalanan atau lokasi setempat agar tidak banyak beterbangan.

“Dan yang paling penting juga, di sekitar tambang harus membuat saluran air tersendiri, supaya bekas aktivitas batu bara itu tidak larut ke areal pertanian, ketika hujan tiba,” jelas Wagimin.

Baca: Begitu Popular di Masyarakat Kalsel, Benarkah Danau Seran ada Buayanya?

Jika ada keluhan petani terhadap aktivitas tambang batu bara, agar pihak tambang cepat merespons dan membantu petani mengatasi masalahnya.

“Misalnya memberikannya pupuk dan sebagainya,” jelas Wagimin.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help