Mereka Bicara

Ketika Ampar-ampar Pisang Menggema di Gelora Bung Karno

Pesta olahraga terbesar ke-dua di dunia setelah Olimpiade yang kali ini mengambil tema Energy of Asia

Ketika Ampar-ampar Pisang Menggema di Gelora Bung Karno
instagram
Asian Games 2018 

Kekompakan, konfigurasi gerak dan kostum para penari yang memunculkan berbagai penampakan konfigurasi unik dalam bentuk gradasi warna maupun gradasi tekstur aneka bentuk berhasil mengundang decak kagum para penonton yang secara spontan menjadikan Gelora Bung Karno kembali bergemuruh.

Menariknya, dalam sajian budaya yang masuk dalam segmen upacara selamat datang ini, dua dari beberapa lagu yang menjadi pengiring ribuan penari itu adalah Ampar-Ampar Pisang dan Paris Barantai, dua lagu daerah Banua Kalimantan Selatan.

Saking bangganya mendengar lagu daerah Banua menggema di Gelora Bung Karno yang sedang dalam puncak euforia dan tersiar secara langsung ke seluruh dunia, membuat saya yang saat itu menyaksikan secara langsung moment bersejarah di Gelora Bung Karno merasa merinding.

Kejutan demi kejutan menghibur terus mengalir pada rangkaian Opening Ceremony ini, salah satunya adalah penampilan menghibur fragmentasi perjalanan Presiden Joko Widodo menghadiri Opening Ceremony yang dimulai dari istana Bogor untuk membuka secara resmi Asian Games 2018.

Kejutan berikutnya muncul saat defile atau pawai atlit beserta oficial yang berjalan diantara konfigurasi para penari yang membentuk liukan jalan sambil terus bergoyang mengikuti irama. Salah satu moment paling menarik perhatian adalah munculnya kontingen Korea tanpa embel-embel Selatan/Utara.

Mereka berjalan bersama dengan memakai seragam dan bendera yang sama. Moment ini menunjukkan kuatnya soft power diplomacy Indonesia sebagai negara merdeka yang mempunyai haluan politik luar negeri “bebas aktif”, termasuk berinisiatif untuk ikut menjaga perdamaian dunia melalui event olahraga.

Saya benar-benar beruntung menjadi salah satu dari sekian puluh ribu pasang mata yang bisa melihat secara langsung opening ceremony Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno pada tanggal 18 Agustus 2018 lalu, berkat undangan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi yang diberi mandat oleh Presiden Joko Widodo untuk menyelenggarakan berbagai lomba berbasis kreatifitas, edukatif dan bermanfaat.

Berbagai lomba itu bertujuan untuk menjaring sebanyak-banyaknya pemuda-pemudi dari seluruh pelosok Indonesia untuk bergabung bersama menggaungkan gema event Asian Games 2018 Jakarta-Palembang ke seluruh pelosok Indonesia melalui keahliannya masing-masing. Lomba-lomba tersebut diantaranya adalah Writingthon, Duta Suporter, Dance Pesta Rakyat, Virtual Run, Lomba Gapura, Lomba Video Kreatif, Foto online dll.

Alhamdulillah, saya bersama seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Nagawati Limantara terpilih mewakili Kalimantan Selatan melalui jalur lomba Writingthon, yaitu lomba menulis secara marathon untuk blogger dan pelajar/mahasiswa yang karyannya langsung dibukukan. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help