Berita Banjar

Korban Gempa Lombok yang Mengungsi di Martapura Barat Dianggap Bupati Banjar Sebagai Warga Sendiri

"Daerah ini memang tempat transmigrasi warga asal Lombok dan dahulu mereka sempat tinggal di sini,” ujar H Khalilurrahman

Korban Gempa Lombok yang Mengungsi di Martapura Barat Dianggap Bupati Banjar Sebagai Warga Sendiri
istimewa/ Diskominfo Banjar

“Alhamdulillah di sini kami mendapat perhatian baik dari pemerintah dan masyarakat. Kamis sangat berterima kasih kepada Pak Bupati serta semuanya,” ucapnya, lirih.

Sedangkan pengungsi lainnya, Nurdin, (56) menuturkan bahwa keputusan untuk mengungsi ke Kalimantan Selatan karena anggota keluarganya trauma dengan kejadian gempa yang susul-menyusul.

Baca: Sandiaga Uno Bilang Berkah, Saat Ditanya Deddy Mizwar Jadi Jubir Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

Saat gempa pertama terjadi, Nurdin bersama warga lainnya mengungsi ke bukit di desa tetangga dan tinggal di tenda selama delapan hari. Setelah dirasa aman, mereka pun kembali ke rumah masing-masing.

“Tapi ternyata kembali terjadi gempa, dan kami kembali mengungsi. Syukur kami masih punya keluarga di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha menjelaskan bantuan yang diberikan ada dalam bentuk uang tunai ada yang berbentuk barang kebutuhan. Hari ini terang dia, ada bantuan dari masyarakat dan ada dari Pemerintah Kabupaten Banjar. Bantuan berupa uang, pakaian, bahan makanan, alas tidur dan lainnya.

“Menangani para warga Lombok yang sekarang ada di tempat kita, kami akan selalu berkoordinasi antar instansi dan aparat lainnya, guna memberikan pelayanan dan kemudahan bagi mereka hingga kondisi kembali normal,” ucapnya.

(banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved