Berita Batola

Obati Pasien Tumor Ganas, Pemkab Batola Pastikan Pakai BPJS dan Jamkesda

“Jadi untuk biaya operasi Anita menggunakan dana BPJS dan untuk biaya-biaya yang tak ditanggung oleh dana Jamkesda"

Obati Pasien Tumor Ganas, Pemkab Batola Pastikan Pakai BPJS dan Jamkesda
edi nugroho
Anita (35), penderita tumor di tangan selama 16 tahun, warga RT 04, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dana pengobatan Anita (35), penderita tumor di tangan selama 16 tahun, warga RT 04, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola kini ada titik terang. Dinas Kesehatan Batola memastikan akan mengobati Anita, dengan pendanaan BPJS Kesehatan dan dana jaminan kesehatan daerah (Jamkesda)

“Jadi untuk biaya operasi Anita menggunakan dana BPJS dan untuk biaya-biaya yang tak ditanggung oleh dana Jamkesda. Nah, sekarang tinggal persetujuan dari Anita dan keluarganya. Kalau Anita dan keluarga bersedia, maka akan kita jemput pasien tumor tersebut,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Batola, M Hatta, Rabu (29/8/18).

Hatta mengharapkan relawan atau LSM yang mendampingi Anita, untuk mendukung penuh program pemerintah sehingga penyembuhan pasien tumor ganas tersebut segera bisa tuntas dan cepet selesai.

Baca: Buka-bukaan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Soal Hubungan Mereka, Ayu: Kenapa Harus Ribut?

“LSM atau relawan kita minta untuk mendukung program Pemkab Batola,” tegas Hatta.

Hatta menegaska Dinas Kesehatan Batola siap menanggung biaya hidup dua pendamping Anita (35), penderita tumor dan kangker ganas di tangan selama 16 tahun, warga RT 04, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola selama masa opname.

Baca: Update Perolehan Medali Asian Games 2018 - di Posisi 4, Indonesia Tiada Hari Tanpa Emas

“Yaa pendamping Anita, maksimal dua orang dari pihak keluarga. Kita akan menanggung niaua makan dua pendamping Anita, selama masa opname. Tapi sekali lagi, kalau tawaran dari dinas kesehatan itu disetujui oleh Anita dan keluarga, “ kata tegas Hatta.

Sebelumnya, Badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Kalsel, ternyata menjamin biaya pengobatan, Anita (35), penderita tumor dan kangker ganas di tangan selama 16 tahun, warga RT 04, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.

“Jika Anita sudah terdaftar di BPJS Kesehatan, tidak ada istilah tingkat keparahan penyakit yang tidak dijamin. Selama ada indikasi medis, maka baik penyakit tumor atau kanker, maka tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan,” tegas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Muhammad Fakhriza.

Baca: Hasil Final Bulutangkis Asian Games 2018, Indonesia & China Bersaing Diperolehan Medali

Menurut Riza, panggilan Fakhriza, masyarakat memahami mana biaya yang ditanggun BPJS Keshatan dan mana yang tidak. Selama masa pengobatan biasanya anggota BPJS Kesehatan, diperiksa dokter umum, dari dokter umum ke dokter spesialis, terus berjenjang ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi seperti di RSDU Ulin dan bisa dokter merujuk pasien ke RCSM dan rumah sakit Darmais untuk kanker.

“Tapi rujukan itu kewenangan dokter,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved