Berita Batola

Obati Pasien Tumor Ganas, Pemkab Batola Pastikan Pakai BPJS dan Jamkesda

“Jadi untuk biaya operasi Anita menggunakan dana BPJS dan untuk biaya-biaya yang tak ditanggung oleh dana Jamkesda"

Obati Pasien Tumor Ganas, Pemkab Batola Pastikan Pakai BPJS dan Jamkesda
edi nugroho
Anita (35), penderita tumor di tangan selama 16 tahun, warga RT 04, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. 

Ditambahkanya, biaya yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan itu seperti biaya hidup pasien selama di rumah sakit rujukan di Jawa, biaya makan, biaya tiket, biaya transportasi keluarga atau pedamping. Nah, biaya-biaya itu nantinya bisa ditanggung oleh Pemkab Batola jika pasiennya itu warga miskin.

“Sekali lagi biaya-biaya itu tak ditanggung BPJS Kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Anita (35), penderita tumor dan kanker di tangan selama 16 tahun, menyatakan pada 2002 pihak keluarga pernah berkonsultasi ke salah satu rumah sakit di Banjarmasin dan dinyatakan dirinya mengidap penyakit tulang keropos. Namun tak menyangka penyakit ini berkembang menjadi kanker.

Pada 2007 Anita juga pergi lagi ke rumah sakit di Banjarmasin. Dari pihak rumah sakit menyatakan dinyatakan tangan harus diamputasi. Pada 2017, pihak rumah sakit menyatakan tak berani mengoperasi karena pembuluh darah sudah pecah.

“Saya sempat nggak sadar 10 hari dan drop. Badan terasa panas dan sakit karena tumor ini,” katanya.

Berbagai uluran tangan mengalir ke Anita. Termasuk relawan di Banjarmasin yang akan mengupayakan pengobatan tumor Anita. Dari pihak relawan menyatakan akan membantu mencarikan dana pengobatan tumor tersebut.

“Relawan memberi semangat Anita agar tak patah semangat dan pada 6 Juli saya dibawa relawan ke salah satu rumah sakit di Banjarmasin. Pihak rumah sakit,, menyatakan tangan harus diamputasi dan baru penyembuhan dalam,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help