Berita Kalteng

Polisi Cyber Polda Kalteng Makin Gencar Patroli Medsos Jelang Pemilu 2019

Ini sudah dilakukan antisipasi oleh Tim Cyber Crime Mabes Polri dan Polda Kalteng untuk mengencarkan dalam melakukan patrol

Polisi Cyber Polda Kalteng Makin Gencar Patroli Medsos Jelang Pemilu 2019
faturahman
Polisi saat membeberkan barbuk ujaran kebencian dan menangkap seorang warga Palangkaraya (baju merah dibelakang) yang melakukan ujaran kebencian melalui medsos. 

BANJARMASINPOST CO.ID, PALANGKARAYA - Menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang akan dilaksanakan dalam tahun 2019 mendatang biasanya akan diikuti dengan maraknya berita hoax dan ujaran kebencian melalui media sosial dan internet.

Ini sudah dilakukan antisipasi oleh Tim Cyber Crime Mabes Polri dan Polda Kalteng untuk mengencarkan dalam melakukan patroli cyber di media sosial untuk memangkap para pelaku pengguna akun yang diciptakan dalam menyebarkan ujaran kebencian.

Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rikwanto, menegaskan, pihaknya mengimbau kepada siapapun yang menggunakan media sosial seperti Facebook, Tweter, Instagram, Pad, dan lainnya untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum atau menyebarkan ujaran kebencian dan tindakan melawan hukum lainnya.

Baca: Update Perolehan Medali Asian Games 2018 - di Posisi 4, Indonesia Tiada Hari Tanpa Emas

Rikwanto, menegaskan, semua postingan ujaran kebencian, dan lainnya yang berbau SARA atau Pornografi, pasti akan terpantau oleh Tim Cyber Polda Kalteng maupun Mabes Polri,sehingga diharapkan jangan asal posting jika ada berita atau berupa gambar dan lainnya yang melanggar hukum.

Baca: Aksi Buka Baju Jonatan Christie, Cewek-cewek Histeris, Demam Baru Bulutangkis Indonesia

"Kami akan bertindak jika kedapatan ada pengguna akun du media sosial yang melakukan tindakan melanggar hukum tersebut, karena tim sampai saat ini masih melakukan pemantauan akun-akun yang diciptakan untuk menyebarkan ujaran kebencian," ujarnya.

Baca: Perolehan Medali Asian Games 2018 - Hari Ini Indonesia Berpeluang Tambah 6 Emas, Ini Cabornya

Sementara itu, aparat kepolisian, Polda Kalteng hingga, Rabu (29/8/2018) masih terus melakukan proses hukum terhadap tersangka Erik Nur Wuyanto (31) warga Palangkaraya, pemilik akun Facebook Erick Sumber Asri yang melakukan ujaran kebencian melalui medsos.

(www. banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved