Health Info

Begini Kata Ahli Cara Praktis Pencegahan Stunting di Masyarakat

Pada 2018 angka stunting cukup mencengangkan, seiring perkembangan zaman adanya dua problem masalah gizi

Begini Kata Ahli Cara Praktis Pencegahan Stunting di Masyarakat
BANJARMASINPOST.co.id/hasby
Wahyu Hardi Prasetiyo 

Jika ada sesuatu terhadap perkembangan kehamilan sebaiknya secepatnya untuk melakukan pemeriksaan diri agar segera diatasi serta selama kehamilan dalam kondisi sehat.

Perhatikan konsumsi makan sehat gizi seimbang, aman dan higienes sesuai dengan keberadaan bahan lokal setempat.

Upaya lain meningkatkan jumlah yang dikonsumsi dalam sehari harinya mengingat makanan yang konsumsi juga digunakan untuk pertumbuhan janin yang ada dalam kandungan, harapannya penambahan kalori sekitar 300 kal/hari dan kenaikan berat badan diharapkan minimal 10-12 kg selama proses kehamilan.

Kesadaran yang perlu diperhatikan di lingkungan keluarga adalah yang lebih penting pada saat melahirkan utamakan pemberian ASI pertama (colustrum).

Seterusnya dengan ASI selama 6 bulan serta dikenakan makanan tambahan, setelah 6 bulan/PASI dan ibu menyusui pun harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari harinya agar kebutuhan gizi tubuh ibu tercukupi dan asupan bayi dari ASI juga tercukupi. Penimbangan setiap bulan serta mengikuti penyuluhan kesehatan/gizi.

Jika mempunyai balita sebaiknya memperhatikan anjuran edukasi dari petugas kesehatan. Makan makanan bergizi, juga menimbang balita setiap bulan sesuai anjuran dan mengikuti jadwal pemberian imunisasi sesuai program serta mendapatkan vitamin A pada bulan tertentu.

Upaya lain yang mendukung untuk mencegah stunting, tentunya menjadi perhatian adalah akses pelayanan kesehatan yang mudah dan memeliharan kebersihan lingkungan serta penggunaan air yang bersih untuk dikonsumsi dengan dimasak sampai mendidih.

Diperlukan kesadaran yang optimal pada keluarga dalam upaya penerapan edukasi yang telah disampaikan oleh petugas kesehatan (dokter, perawat, bidan, ahli gizi) di lingkungan keluarga.

Tercapainya upaya tersebut ditunjang adanya kerjasama yang berkelanjutan, adanya sosialiasi dari petugas kesehatan yang melakukan home visite keluarga secara berkala, sehingga memahami maksud dan tujuan meningkatkan derajat kesehatan sebagai upaya pencegahan malnutrisi dan stunting dikeluarga.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help