Berita Kotabaru

Bhabinkamtibmas Damaikan Warga Berselisih Paham, Sunarti Ingatkan Marjuni Tidak Mengulangi

Penganiayaan dilakukan Murjani tanpa sebab musebab terhadap Sunarti (52), terjadi di Km 13, jalan Raya Berangas, Desa Gedambaan

Bhabinkamtibmas Damaikan Warga Berselisih Paham, Sunarti Ingatkan Marjuni Tidak Mengulangi
ist
Bhabinkamtibmas Desa Gedambaan, Kecamatan Pulaulaut Utara Aiptu Joniansyah membantu penyelesaian masalah warga setempat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Marjuni (25) nyaris saja mendekam di rumah tahanan (rutan) Kepolisian Sektor (Polsek) Pulaulaut Utara. Ia dilaporkan dengan sangkaan melakukan penganiayaan.

Penganiayaan dilakukan Murjani tanpa sebab musebab terhadap Sunarti (52), terjadi di Km 13, jalan Raya Berangas, Desa Gedambaan, RT 03, RW 02, Rabu (29/8/2018).

Murjani selaku terlapor melakukan penganiayaan kepada korban, Sunarti yang sama-sama tinggal satu RT di desa Gedambaan, dengan cara memukul kepala, dan tangan korban sebanyak beberapa kali.

Penganiayaan tanpa sebab dilakukan terlapor, berawal ketika korban (pelapor) mencari anaknya yang sedang mencari buah kelapa.

Tanpa alasan tiba-tiba saja Marjuni memukul korban yang juga adalah ibu mertua dari terlapor dengan menggunakan bambu.

Tidak terima dipukul, Sunarti kemudian mengadukan kejadian dialaminya ke Kepala Desa yang meneruskan aduan tersebut ke Bhabinkamtimbas Desa Gedambaan Aiptu Joniansyah.

Baca: Hotman Paris Sebut Ada yang Nyinyir Foto Polling Jonatan Christie dan Dirinya Sebagai Pria Idaman

Berdasar laporan itu, tidak ingin tersulut ke persoalan lebih besar Aiptu Joniansyah langsung mengambil langkah.

Hari ini, Kamis (30/8/2018) Aiptu Joniansyah pun bersama kepala desa mengumpulkan kedua belah pihak di kantor desa setempat untuk penyelesaian masalah (problem solving).

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto Sik MH melalui Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto Sik membenarkan, langkah tepat dilakukan anggotanya dalam hal penyelesaian perkara.

Karena pihak korban tidak melanjutkan perkara penganiayaan tersebut ke jalur hukum. Dengan catatan, Murjani tidak kembali melakukan perbuatannya.

Selain itu, Murjani juga bersedia dan menanda tangani surat perjanjian serta menanggung pengobatan korban yang terluka ringan karena dipukul dengan bambu.

Baca: Anak Ketiga Ahmad Albar, Faldy Albar Meninggal Dunia, Penyebabnya Belum Jelas

"Penyelesaian masalah ini korban tidak melanjutkan ke jalur hukum. Dan, terlapor berjanji tidak mengulangi perbuatannya," kata Iksan, Kamis (30/8/2018).

Terpisag, keluarga dari kedua belah pihak mengucapkan terima kasih kepada kepolisian, tertelebih bhabinkamtibmas dan kepala desa yang membantu penyelesaian masalah tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved