Berita HST

Kepala Rutan Barabai Dimutasi ke Cilegon, Agung Suprianto Gantikan Heri Susila

Penggantinya, Agung Suprianto (43) sebelum menggantikan posisi Heri di Rutan Barabai, bertugas di Lapas Narkoba di Pamekasan.

Kepala Rutan Barabai Dimutasi ke Cilegon, Agung Suprianto Gantikan Heri Susila
banjarmasinpost.co.id/hanani
Serah terima jabatan kepala Rutan Barabai dari Heri Susila (kiri) ke Agung Suprianto ( sebelahnya) Kamis (30/8/2018) di Aula Rutan Kelas II B Barabai, Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Belum setahun bertugas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai Kepala Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Barabai, Heri Susila (43) harus meninggalkan Bumi Murakata. Dia dimutasi ke Rutan kelas III di Cilegon, Jawa Barat. Sedangkan penggantinya, Agung Suprianto (43) sebelum menggantikan posisi Heri di Rutan Barabai, bertugas  di Lapas Narkoba di Pamekasan.

Serah terima jabatan dilaksanakan Kamis (30/8/2018) di Aula Rutan Barabai, dihadiri Kepala Devisi Kemasyarakatan, Kemenkum HAM Kalsel, Asep Syarifudin. Juga hadir Plt Bupati HST HA CHairansyah, Wakapolres HST Kompol Sarjaini, Kasdim 1002 Barabai Pahrijani, Kajari HST Wagiyo Santoso, serta jajaran pemerintahan dan kalangan swasta.

Pada kesempatan itu, mengatakan 11 bulan bertugas di HST banyak kesan positif yang dia dapat di Bumi Murakata. Antara lain kerjasama yang baik antar instistusi baik pemerintahan serta koordinasi yang  selalu dilakukan dengan pihak kepolisian. “HST merupakan daerah yang aman terkendali, damai dan tak ada demo-demo. Saking tenangnya, saya terlena “kebanyakan tidur,”katanya.

Baca: Jadwal MotoGP Italia 2018 Sirkuit Misano Live Trans 7, Valentino Rossi Yakin Adiknya Juara Dunia

Baca: Kelemahan Jokowi Diungkap Eks Menteri Kabinet Kerja Ini ke Prabowo-Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019

Heri pun mengakui, dua minggu terakhir cukup membuat repot kepolisian dengan kaburnya dua warga binaan. Alhamdulillah, satunya sudah kembali ditangkap, satunya lagi masih dalam pencarian,”kata Heri. Diapun menyatakan permohonan mast kepada semua pihak jika selama bertugas masih ada kekurangan.

Sementara Kepala Rutan Barabai penggenti Heri, Agung Suprianto meminta dukungan Muspida HST dan semua pihak, termasuk para pegawai Rutan, agar bisa melaksanakan amanah tugasnya dengan baik, dalam melakukan pembinaan terhadap warga binaan di dalam rutan.  

Sementara, Kepala Devisi Kemasyarakatan, Kemenkum HAM Kalsel, Asep Syarifudin menjelaskan, adanya sertiba ini, sebagai konsekwensi dari mutasi. “Mutasi dilakukan,untuk promosi bisa pula untuk penyegaran. Ada yang senang, adapulan yang bingunkarena jauh dari keluarga,”katanya.

Namun, kata Asep, seperti perjanjian awal saat menjadi pegawai pemerintahan, khususnya di Kemenkum HAM, semua pegawai pemerintahan, khususnya lembaga vertikal, harus siap di tugaskan di manapun di wilayah NKRI. “Untuk itu seluruh kepala UPT di KemenkumHAM, tetap memperlakukan warga binaan sesuai standar operasional,”katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help