Berita Tanahlaut

Khawatir Tak Laku, Pedagang Ikan di Kandangan Lama Tanahlaut Tak Berjualan Ikan Gabus

Pedagang ikan basah di Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut tak mengambil resiko bisnis.

Khawatir Tak Laku, Pedagang Ikan di Kandangan Lama Tanahlaut Tak Berjualan Ikan Gabus
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Khawatir tidak laku pedagang ikan basah di pasar Desa Kandangan Lama tidak berjualan ikan gabus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pedagang ikan basah di Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut tak mengambil risiko bisnis.

Tawaran ikan gabus atau kerap disebut warga setempat, ikan haruan tidak dijual khawatir tidak laku. Tidak hanya itu, ikan papuyu hasil memancing juga tidak mereka jual.

"Khawatir tidak laku. Saya menjual ikan basah dari laut. Ikan haruan sementara ini setop dulu berjualan," ujar Anang, pedangan ikan di Desa Kandangan Lama.

Baca: Tipe Cewek Idaman Jonatan Christie Diungkap Antony Ginting, Disebut Suka yang Lebih Tua

Usi, warga Desa Kandangan Lama, masih menyimpan ikan gabus miliknya di rumah. Ikan itu tidak dimasak karena diduga mengandung cacing.

Ikan gabus yang disimpan Usi itu, hasil memancing di sungai Sanipah, berbatasan dengan Desa Sabuhur. Desa Sabuhur memiliki sungai yang masuk wilayah kawasan pengelolaan BKSDA Kalsel.

Kepala Desa Kandangan Lama, Ideransyah mengatakan hingga kini warga tak berani mengonsumsi ikan haruan di Desa Kandangan Lama sehingga tidak ada yang terdampak.

Baca: Zulkifli Hasan Diduga Curi Start Kampanye Pilpres 2019, KPU Persilahkan Bawaslu Tangani

"Saya masih cari informasi apakah ada warga yang terlanjur makan ikan gabus. Saya berharap hasil penelitian dari Pemerintah itu diumumkan agar warga kami tidak resah," katanya mendatangi kantor Banjarmasinpost di Pelaihari, Kamis (30/8/2018).

Pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut belum menerima hasil uji tiga ikan gabus asal Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan yang diduga mengandung cacing secara tertulis.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut, Rizayadi berjanji akan segera menyampaikan hasil uji ikan gabus itu kepada masyarakat di Desa Kandangan Lama.

Baca: Jadwal & Harga Tiket Penutupan (Closing Ceremony) Asian Games 2018 Live SCTV Minggu, 2 September

"Untuk sementara ini masih menunggu hasil resminya dari Mandiangin. Saya masih di Kintap ada tugas. Nanti kalau ada waktu konfirmasi dengan pak Daud di Dinas," ujar Rizayadi dikonformasi reporter Banjarmasinpost.co.id.

Daud, Kepala Seksi Pengembangan Teknologi Perikanan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut menenggarai kondisi ikan gabus di Desa Kandangan Lama hanya lokal tidak menyeluruh.

"Diduga Akibat musim kemarau, berdampak hama penyakit menyerang ikan Gabus di wilayah Desa Kandangan Lama. Tentunya kita menunggu hasil laboratorium. Kami juga akan berkonsultasi untuk memastikan aman atau tidak ikan itu dikonsumsi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved