Home »

News

» Jakarta

Kasus Korupsi

Akhirnya Idrus Marham Ditahan KPK, Sempat Masukan Tangan ke Saku Celana

Pantauan Banjarmasinpost.co.id dan Tribunnews.com Idrus selesai menjalani pemeriksaan pukul 18.24 WIB

Akhirnya Idrus Marham Ditahan KPK, Sempat Masukan Tangan ke Saku Celana
Tribunnews.com
Idrus Marham ditahan KPK. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Setelah menjalani pemeriksaan kurang dari lima jam, Jumat (31/8/2018) petang akhirnya penyidik KPK resmi menahan eks menteri Sosial Idrus Marham tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id dan Tribunnews.com Idrus selesai menjalani pemeriksaan pukul 18.24 WIB. Dia keluar dari lobi KPK sudah menggunakan rompi tahanan orange khas KPK.

Berjalan keluar lobi hingga ke mobil tahanan, Idrus tampak santai. Dia bahkan sempat memasukkan tangannya ke saku celana sebelah kanan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 4 di RCTI, MNC TV & Bein Sports

Sebelum masuk ke mobil tahanan, Idrus ‎sempat memberikan keterangan pada awak media. Sama seperti saat tiba di KPK siang tadi, Idrus tetap memasang muka tenang dan melempar senyum.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Idrus ditahan selama 20 hari kedepan untuk kepentingan penyidikan.

Baca: Bonus Atlet Asian Games 2018 Cair Pekan Depan, Imam Nahrawi: Ini Instruksi Presiden Jokowi!

"Ditahan 20 hari pertama di Rutan cabang KPK di K4, Gedung Merah Putih," singkat Febri.‎

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga tersangka. Mereka yakni Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragi, bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo dan Idrus Marham.‎

Penyidik menduga, Idrus mengetahui dan memiliki andil atas penerimaan uang dari Ko‎tjo ke Eni. Sekitar November-Desember 2017, Eni menerima Rp 4 miliar. Bulan Maret-Juni 2018, Eni kembali menerima Rp 2,25 miliar.

Baca: UPDATE Klasemen Perolehan Medali Asian Games 2018, Indonesia Terus Raih Medali, Kokoh di Urutan 4

Idrus juga diduga telah menerima janji untuk mendapatkan bagian yang sama dengan Eni sebesar 1,5 juta dollar AS yang dijanjikan Kotjo apabila proyek itu bisa dilaksanakan oleh Kotjo.

Baik Eni maupun Setya Novanto, eks Ketum Golkar sekaligus eks Ketua DPR RI sudah satu suara, uang suap tetsebut mengalir ke Munaslub Golkar pada 2017 silam.

Berita Ini Sudah Muncul di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help