Berita Banjarmasin

Bangun Incinerator dan Beli Dum Truk, Anggaran DLH Banjarmasin Naik Rp 10 Miliar

Anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada tahun 2019 mendatang dipastikan naik sebesar Rp 10 miliar.

Bangun Incinerator dan Beli Dum Truk, Anggaran DLH Banjarmasin Naik Rp 10 Miliar
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Ilustrasi - Petugas operasional incinerator sedang membakar sampah medis di TPA Desa Telang, Kecamatan Batangalai Utara, HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada tahun 2019 mendatang dipastikan naik sebesar Rp 10 miliar.

Tahun ini, anggaran dari (DLH) Rp 50 miliar. Artinya pada 2019 nanti anggaran DLH mencapai Rp 60 miliar.

Kenaikan anggaran ini, selain untuk  gaji rutin untuk petugas kebersihan, juga untuk pembangunan incinerator di TPA Basirih sebesar Rp 5 miliar serta untuk pembelian dump truck.

Rencana pelaksanaan TPA regional di Banjarbaru pada 2019 nanti juga akan berimbas pada anggaran DLH. Jika jadi beroperasi DLH bakal menganggarkan Rp 2 miliar untuk pembelian dump truck.

Menurut Kepala DLH Kota Banjarmasin, Mukhyar mengatakan, pihaknya harus membeli armada pengangkut sampah yang baru. "Paling tidak beli lima unit," ujarnya.

Baca: Bakrie and Brothers Makin Gencar Sosialisasikan Pipa Transmisi Gas Bumi Masuk Kalsel

Baca: Cari Gas Keliling Banjarmasin, Nuaimah Dapati Harga Gas Melon Rp45 Ribu

Dibeberkannya, hingga saat ini pemko masih belum sepakat terkait jumlah tonase pembuangan ke TPA regional. Apalagi, pembuangan sampah di TPA regional ditarget minimal 60 ton per hari.

"Kami ingin setengahnya, 30 ton per hari pas. Kalau tonasenya dipatok segitu, kasihan sampah di Banjarmasin tak terangkut," bebernya.

Dari 70 armada pengangkut sampah, ia memprediksi hanya 60 unit yang beroperasi maksimal. Apalagi, armada yang sebagian sudah tua.

"Mengenai harga pembuangan Rp 65 ribu per hari tak masalah," jelasnya.

Baca: Setelah Menangkan Gugatan Pemecatan Oleh Walikota, Syahriani Pilih Pimpin Gerindra

Baca: Pasien Tumor Ganas Batola Dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin, Jangan Sampai Minta Pulang

Selain itu, anggaran yang akan dibebankan pada DLH tahun depan yakni, biaya untuk pertunjukan air mancur menari. Anggaran untuk sekali menunjukan air mancur menari ini menelan anggaran sebesar Rp 300 ribu.
Mengapa pertunjukan taman air mancur menari begitu mahal, lihat saja dari besaran watt listrik untuk menggerakkan mesinnya mencapai 35 ribu watt.

"Anggap saja, satu pekan dua kali pertunjukan Sabtu dan Minggu dengan jumlah pertunjukan tiga kali, Rp 1 juta per hari. Satu pekan Rp 2 juta. Satu tahun Rp 96 juta. Ya kalau untuk menghibur masyarakat Banjarmasin tak masalah. Tapi nanti bisa dilihat sesuai kebutuhan," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved