Berita Hulu Sungai Tengah

Demi Keamanan Wisata Arung Jeram, Kapolres HST Rela Naik Trail ke Desa Natih

kegiatan patroli bermotor, masing-masing mengendari motor trail, dengan tujuan ke daerah rawan kejahatan jalanan, premanisme.

Demi Keamanan Wisata Arung Jeram, Kapolres HST Rela Naik Trail ke Desa Natih
Istimewa
Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, saat mengikuti Patroli Bermotor ke Desa Natih, Kecamatan Barangalai Timur, HST bersama jajarannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Sejak adanya wisata susur sungai dan arung jeram, Desa Natih, Kecamatan Batangalai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah ramai dikunjungi. Tak hanya wisatawan lokal, wisatawan dari luar daerah pun ramai-ramai berkunjung ke sana, untuk menikmati udara segar dan jernihnya hulu sungai batangalai tersebut.

Melihat antusias masyarakat berkunjung ke desa di pegunungan Meratus tersebut, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo SIK, bersama Wakapolres HST Kompol Sarjaini dan Kapolsek Batangalai Selatan Iptu Budiono, Kasi Propam Ipd Rachmad Hidayat Noor serta Tim Unit Reaksi Cepat (URC) beserta Paur Subag Humas Polres HST Bripka Husaini, melaksanakan kegiatan patrol bermotor.

Baca: Iis Dahlia Belum Move On dari Fatin, Iis : Dia Jadi Terkenal Lagi karena Ada Jasa Gue

Baca: Jadwal MotoGP Mizano Italia 2018, Marc Marquez Ungkap Alasan Enggan Pindah ke Yamaha

Humas Polres HST Bripka M Husaini, Jumat (31/8/2018) mengatakan, kegiatan patroli bermotor, masing-masing mengendari motor trail, dengan tujuan ke daerah rawan kejahatan jalanan, premanisme. “Untuk patroli ke Desa Natih, dilakukan sekaligus untuk mengecek keamanan di lokasi wisata arung jeram. Dari sisi keamanan, di desa tersebut tak ada masalah dan wisatawan merasa tak ada gangguan keamanan dan ketertiban,”katanya.

Dijelaskan, setelah berada di lokasi, Kapolres pun berdialog dengan warga setempat yang mengelola wisata arung jeram. “Kapolres menanyakan, apakah para pemandu dan penumpang perahu karet saat arung jeram dilengkapi safety yang sesuai standar. Seperti helm dan pelampung. Alhamdulillah, sudah tersedia di sana. Tinggal bagaimana penumpangnya disiplin menggunakan perlengkapan keamanan tersebut demi keselamatan mereka,”kata Husaini.

Baca: Penjelasan Go-Jek Banjarmasin Perihal Viralnya Driver Ojol Rugi Karena Pesanan Fiktif Rp 1,5 Juta

Dijelaskan, kegiatan tersebut juga sekalian patroli kejahatan dan premanisme di jalanan. Meski selama ini jalan menuju objek wisata tersebut relative aman, antisipasi oleh kepolisian, terutama Tim URC yang diturunkan di daerah yang dinilai rawan karena sepi, tetap dilaksanakan. Diharapkan pula, keberadaan Tim URC tersebut memberi rasa aman kepada para pengendara di jalan.

Mengenai keikutsertaan Kapolres yang mengendarai sendiri motor trailnya bersama rombongan, menurut Husaini Kapolres memang sering ikut turun langsung ke jalan setiap ada kesempatan. “Kapolres juga hobi naik motor trail,”kata Husaini. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help